Padang Editor ,Dini hari pukul 03.00 wib. 19 Maret 2026 — Suasana dingin dan hening dini hari menyelimuti Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi saat sebagian besar kota padang Sumatera Barat Di waktu sunyi itu, jurnalis Beritaeditorial.com, Afridon, bersama sahabatnya Abdul Saril dari TVRI, menjalani i‘tikaf dengan khusyuk.
Rangkaian ibadah berlangsung tertib, mulai dari tadarus Al-Qur’an, shalat tahajud, hingga sahur bersama. Jamaah juga mengatur waktu istirahat secara bergiliran, menciptakan suasana yang kondusif dan penuh kekhidmatan.
Menurut Afridon, i‘tikaf memberikan manfaat besar bagi ketenangan batin. Ia menyebut, suasana masjid yang jauh dari hiruk-pikuk kehidupan mampu menenangkan pikiran dan membersihkan hati dari kegelisahan.
“I‘tikaf itu menata ulang hati. Di tengah kesibukan, manusia butuh ruang sunyi untuk kembali kepada Allah,” ujarnya.
Ia juga menilai i‘tikaf membantu meningkatkan disiplin ibadah, menjauhkan diri dari pengaruh negatif, serta menumbuhkan rasa syukur yang lebih dalam.
Selain dampak spiritual, Afridon merasakan perubahan fisik seperti tubuh lebih ringan dan hati lebih lapang setelah menjalani ibadah malam.
“I‘tikaf bukan sekadar ibadah sunah, tapi proses menemukan kembali ketenangan diri,” tutupnya.
Kegiatan i‘tikaf di masjid tersebut terus berlangsung hingga akhir Ramadan, dengan jumlah jamaah yang kian meningkat setiap malam.
**


0 Komentar