![]() |
Padang Pariaman.Editor — Ajang Pacu Kuda Duku Banyak Balah Air, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat ( Sumbar ) yang digelar pada Sabtu, 9 Mei 2026, mencuri perhatian publik bukan hanya karena kemeriahan acaranya, tetapi juga karena minimnya transparansi laporan sponsor yang disampaikan panitia.
Ketua Pelaksana yang juga Kepala Dinas Pariwisata Padang Pariaman, Anton Wira Tanjung, menyampaikan laporan akhir kegiatan. Namun, laporan tersebut dinilai tidak menjelaskan rincian penggunaan anggaran maupun jumlah sponsor yang terlibat dalam kegiatan bergengsi tersebut.
Anton hanya menyebut bahwa acara berlangsung sukses, dengan peredaran uang mencapai Rp2 miliar selama dua hari penyelenggaraan serta total pengunjung mencapai 45 ribu orang. Namun, ketika publik menunggu informasi mengenai jumlah sponsor, nilai kontribusi, dan alokasi dana, laporan tersebut tidak memberikan penjelasan lengkap.
“Yang disampaikan hanya sukses acara. Tidak ada rincian. Masyarakat butuh kejelasan,” ujar salah seorang ninik mamak, yang enggan disebutkan namanya.
Kurangnya keterbukaan panitia ini menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat dan tokoh adat. Mereka menilai seharusnya kegiatan besar yang melibatkan sponsor dalam jumlah besar wajib menyampaikan laporan secara transparan, terutama karena dampaknya terhadap publik dan perekonomian daerah.
Acara yang ditutup dengan pembubaran panitia, hiburan malam, serta penyajian aneka makanan seperti snack malam dan nasi goreng, memang meninggalkan kesan meriah. Namun, di balik itu, tuntutan transparansi dari warga dan ninik mamak tetap belum terjawab.
Publik kini menunggu langkah lanjutan dari panitia maupun Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memberikan penjelasan rinci terkait sponsor dan aliran dana demi menjamin akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan besar di daerah tersebut.
** tim


0 Komentar