![]() |
| Cafe Balad Mie berderet payung-payung pantai yang oleh pengunjung dikenal dengan sebutan “payung caper. Sabtu 7.Maret 2026 pukul 21.49 Wib |
Pariaman Editor— Suasana kawasan wisata Pantai Kata pada Sabtu malam, 7 Maret 2026, terlihat ramai oleh pengunjung. Di sekitar Cafe Balad Mie berderet payung-payung pantai yang oleh pengunjung dikenal dengan sebutan “payung caper.”
Payung-payung tersebut sengaja dipasang berjejer di sepanjang bibir pantai sebagai tempat duduk pengunjung. Namun dari pantauan Beritaeditorial.com, sebagian besar tempat itu justru dimanfaatkan pasangan muda untuk duduk berduaan.
Di bawah payung dengan penerangan lampu yang remang serta pondok rumbia yang teduh, sejumlah pasangan terlihat larut dalam obrolan mesra. Bahkan ada yang tampak saling berpelukan dan bermesraan, meski waktu ibadah salat tarawih sedang berlangsung di bulan suci Ramadan.
Kondisi ini menimbulkan perhatian pengunjung lain yang menilai suasana tersebut kurang pantas terjadi di ruang publik, apalagi pada malam Ramadan.
“Tempatnya memang nyaman, tapi kalau dipakai pacaran berlebihan tentu kurang baik, apalagi saat orang lain sedang fokus beribadah,” ujar salah seorang pengunjung yang enggan disebutkan namanya.
Di sisi lain, keberadaan payung caper sebenarnya memiliki fungsi bagi pengunjung. Selain melindungi dari angin dan panas pantai pada siang hari, payung tersebut juga menjadi tempat bersantai menikmati suasana laut.
Namun suasana santai itu terkadang terganggu oleh kehadiran pengamen yang datang silih berganti menghampiri pengunjung. Beberapa pasangan mengaku merasa kurang nyaman ketika sedang berbincang karena harus berulang kali didatangi pengamen yang meminta uang.
Meski demikian, kawasan Pantai Kata tetap menjadi salah satu destinasi favorit anak muda di Kota Pariaman untuk menikmati suasana pantai pada sore hingga malam hari.
Sejumlah warga berharap adanya penataan yang lebih baik dari pengelola kawasan wisata agar suasana pantai tetap nyaman, tertib, dan sesuai dengan norma masyarakat, terlebih di bulan Ramadan.
**


0 Komentar