![]() |
| Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Taqwa Taratak, Kota Pariaman, Sumatera Barat, saat ratusan jamaah melaksanakan buka puasa bersama pada Sabtu, 7 Maret 2026 |
Pariaman.Editor -Suasana hangat penuh kebersamaan terasa di Masjid Taqwa Taratak, Kota Pariaman, Sumatera Barat, saat ratusan jamaah melaksanakan buka puasa bersama pada Sabtu, 7 Maret 2026.
Masjid yang terletak di tengah kota, tepat di depan rumah Tokoh Masyarakat kota Pariaman bapak Bahrul Hanif, itu tampak ramai sejak menjelang waktu berbuka. Bangunan masjid yang didominasi warna putih terlihat bersih dan nyaman. Di dalam ruangan, pendingin udara membuat suasana terasa sejuk, sementara karpet merah yang terbentang rapi menambah kenyamanan jamaah.
Begitu azan Magrib berkumandang, jamaah langsung menikmati hidangan berbuka yang telah disiapkan panitia. Menu yang disajikan cukup menggugah selera, mulai dari Gulai Cubadak lengkap dengan Kerupuk Jangek, Sambal Lado Telur, hingga sayur Pucuk Prancis.
Sejumlah jamaah duduk rapi di kursi, sementara lainnya menikmati hidangan di tangga masjid dengan suasana santai namun tetap tertib.
Salah seorang pengunjung dari Padang, Arjohan, mengaku sangat menikmati suasana berbuka bersama tersebut.
“Menu berbukanya enak sekali. Tapi yang paling terasa adalah kebersamaan dengan jamaah lain. Rasanya berbeda kalau berbuka di masjid,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Mira, jamaah yang datang dari Sungai Geringging. Ia mengatakan hidangan yang disediakan cukup lengkap dan nikmat, apalagi ditemani teh panas dan air minum yang menyegarkan.
“Lauknya enak, teh panasnya juga pas untuk berbuka. Suasananya ramai tapi terasa akrab,” katanya.
Selain hidangan yang lezat, fasilitas masjid juga mendapat perhatian jamaah. Area parkir yang luas, kamar mandi yang bersih, serta penerangan yang terang membuat jamaah merasa nyaman menjalankan ibadah.
jurnalis Afridon dari Beritaeditorial.com juga terlihat hadir berbuka bersama sambil menyerap berbagai aspirasi masyarakat Taratak dan sekitarnya.
Di halaman masjid, anak-anak tampak bermain dengan riang, sementara para orang tua berbincang santai menunggu waktu salat Isya dan Tarawih. Suasana kebersamaan itu menjadi gambaran kuatnya nilai persaudaraan di tengah masyarakat.
Berbuka puasa bersama di masjid seperti yang terjadi di Masjid Taqwa Taratak bukan sekadar menikmati makanan setelah seharian berpuasa. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan rasa kepedulian, serta memperkuat persaudaraan antarwarga.
Di bulan suci Ramadan, kebersamaan seperti inilah yang membuat masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi juga pusat kehidupan sosial masyarakat.
**


0 Komentar