![]() |
| Pembangunan tahap I Rumah Sakit Mata Sumatera Barat di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang, |
PADANG,Editor- Pembangunan tahap I Rumah Sakit Mata Sumatera Barat di kawasan Gunung Pangilun, Kota Padang, dengan nilai kontrak hampir Rp4 miliar, terus menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan fasilitas pelayanan kesehatan masyarakat.
Proyek yang dikelola Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Kesehatan ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp3.999.916.800, dengan waktu pelaksanaan 105 hari kalender. Pekerjaan dilaksanakan CV Jasita Jaya, dengan konsultan pengawas PT Delta Arsitektur Persada.
Dalam pelaksanaannya, mutu konstruksi, kedisiplinan pekerja, keselamatan kerja, dan ketepatan waktu menjadi aspek penting yang harus diperhatikan agar pembangunan menghasilkan fasilitas yang berkualitas dan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Dari aspek pekerjaan konstruksi, perhatian diberikan pada kualitas beton yang kokoh, pemasangan selimut beton yang rapi sesuai spesifikasi teknis, serta penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh para pekerja. Disiplin penggunaan perlengkapan keselamatan, termasuk helm dan sepatu keselamatan, merupakan bagian penting untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja.
Selain itu, keterlibatan tenaga kerja lokal juga menjadi nilai positif karena dapat membuka kesempatan kerja bagi masyarakat di sekitar lokasi pembangunan.
Target Penyelesaian Harus Terjaga
Syahrul menegaskan pentingnya bekerja sesuai target yang telah ditetapkan.
“Kita harus bekerja sesuai target,” ujar Syahrul.
Menurutnya, pencapaian target harus berjalan seiring dengan kualitas pekerjaan dan kedisiplinan di lapangan. Dengan demikian, proyek tidak hanya mengejar penyelesaian tepat waktu, tetapi juga harus memenuhi standar teknis yang telah ditentukan.
Hal senada disampaikan Randis. Ia menekankan pentingnya pelaporan pekerjaan yang ketat, evaluasi rutin setiap minggu, serta kedisiplinan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan proyek.
Randis juga memberikan apresiasi terhadap kinerja PPK Hary Rikardo yang dinilainya tertib dalam pelaporan dan tanggap dalam menangani administrasi proyek.
“Pelaporan harus rapi, evaluasi dilakukan secara rutin, dan kedisiplinan harus dijaga. PPK Hari Rikardo juga rajin dalam pelaporan proyek,” ujar Randis.
Pelaporan yang tertib dan evaluasi berkala diperlukan untuk memantau perkembangan pekerjaan, mengidentifikasi kendala, serta memastikan pelaksanaan proyek tetap berada dalam jalur perencanaan.
Pihak Rumah Sakit Tekankan Mutu dan Keselamatan
Direktur Rumah Sakit Mata Sumatera Barat, Ns. Beniara Asmus, S.Kep., M.Kes., saat ditemui wartawan di kantornya pada Senin (19/10/2026), menegaskan pentingnya mutu pembangunan dan ketepatan waktu penyelesaian.
Sebagai pihak penerima manfaat, rumah sakit berkepentingan agar fasilitas yang dibangun memenuhi standar kualitas, aman digunakan, dan mendukung peningkatan pelayanan kesehatan mata bagi masyarakat.
Kedisiplinan pekerja dalam menggunakan alat pelindung diri juga menjadi perhatian agar keselamatan selama proses pembangunan tetap terjaga.
Pengawasan yang baik harus memastikan setiap tahapan pekerjaan sesuai kontrak, gambar perencanaan, spesifikasi teknis, dan ketentuan keselamatan kerja.
Transparansi dan Pengawasan Tetap Diperlukan
Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan pembangunan rumah sakit beserta sarana dan prasarana pendukung tersebut memiliki masa pelaksanaan 105 hari kalender.
Konsultan perencana adalah PT Fasade Kobetama Internasional KSO PT Putra Aulia Konsultan, sedangkan konsultan pengawasnya PT Delta Arsitektur Persada.
Dengan nilai anggaran yang mencapai hampir Rp4 miliar,
keterbukaan informasi mengenai progres fisik, kualitas material, kesesuaian spesifikasi, serta ketepatan waktu penyelesaian tetap penting untuk diketahui masyarakat.
Pengawasan yang konsisten dari pihak terkait diperlukan agar pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan anggaran pemerintah digunakan secara bertanggung jawab.
Masyarakat tentu berharap pembangunan tahap I Rumah Sakit Mata Sumatera Barat tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan berkualitas untuk menunjang pelayanan kesehatan.
Beritaeditorial.com akan terus mengikuti perkembangan pembangunan ini sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap penggunaan anggaran pemerintah dan peningkatan mutu pelayanan kesehatan di Sumatera Barat.
**Afridon


0 Komentar