SMPN 39 Padang Benahi Fasilitas, Wujudkan Sekolah Nyaman dan Berkualitas

 

Kepala SMPN 39 Padang, Mardial Yusri, S.Pd., mengatakan pihak sekolah saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan yang bersumber dari program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

PadangEditor -Upaya menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan berkualitas terus dilakukan pemerintah melalui program revitalisasi satuan pendidikan. Tahun anggaran 2026, SMP Negeri 39 Padang menjadi salah satu sekolah penerima manfaat program tersebut.

Di balik pembangunan fisik yang akan dilakukan, revitalisasi sejatinya bukan sekadar memperbaiki bangunan yang sudah menua, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi pendidikan generasi masa depan.

Saat ditemui tim jurnalis di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026), Kepala SMPN 39 Padang, Mardial Yusri, S.Pd., mengatakan pihak sekolah saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan pekerjaan yang bersumber dari program pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Meski pekerjaan fisik belum dimulai, berbagai tahapan persiapan telah dilakukan. Salah satunya membangun komunikasi dan sosialisasi dengan masyarakat sekitar sekolah.

"Kami sudah melakukan sosialisasi kepada ketua RT, unsur pemuda, Babinkamtibmas, dan masyarakat sekitar agar pelaksanaan kegiatan nantinya berjalan dengan baik serta mendapat dukungan bersama," ujar Mardial.

Program revitalisasi yang akan dikerjakan mencakup rehabilitasi tujuh ruang kelas, satu ruang tata usaha, ruang perpustakaan, serta toilet siswa dengan nilai anggaran mencapai lebih dari Rp800 juta.

Pelaksanaan pekerjaan dilakukan melalui mekanisme swakelola yang melibatkan berbagai unsur, termasuk partisipasi masyarakat sekitar. Keterlibatan masyarakat dinilai penting untuk menumbuhkan rasa memiliki sekaligus memperkuat pengawasan bersama terhadap kualitas pelaksanaan pekerjaan.

Di balik program tersebut, tersimpan kebutuhan mendesak yang selama ini dihadapi sekolah. Beberapa ruang kelas mengalami kebocoran dan penurunan kualitas bangunan akibat usia pemakaian yang sudah cukup lama.

Mardial mengungkapkan, pada awalnya pihak sekolah berharap memperoleh bantuan pembangunan ruang kelas baru. Namun keterbatasan lahan membuat usulan tersebut belum dapat direalisasikan.

"Karena lahan tidak memungkinkan untuk pembangunan ruang kelas baru, maka anggaran yang ada difokuskan untuk merehabilitasi fasilitas yang sudah membutuhkan perbaikan, terutama ruang kelas yang banyak mengalami kebocoran," katanya.

Lebih dari sekadar mempercantik tampilan sekolah, program revitalisasi satuan pendidikan memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan secara menyeluruh. Sarana dan prasarana yang memadai diyakini mampu menciptakan suasana belajar yang lebih efektif, aman, dan kondusif bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.

Lingkungan sekolah yang nyaman juga berpengaruh terhadap semangat belajar siswa, konsentrasi dalam menerima pelajaran, hingga produktivitas guru dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Di tengah tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang, pembangunan fisik sekolah menjadi salah satu elemen penting dalam mewujudkan ekosistem pendidikan yang modern, adaptif, dan berdaya saing.

SMPN 39 Padang menjadi contoh bagaimana program pemerintah diterjemahkan di tingkat satuan pendidikan, bukan hanya sebagai proyek pembangunan, tetapi sebagai bagian dari ikhtiar bersama untuk mempersiapkan generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Dengan revitalisasi yang segera dilaksanakan, sekolah ini diharapkan mampu memberikan pelayanan pendidikan yang semakin baik, sekaligus menjawab kebutuhan peserta didik akan ruang belajar yang layak dan berkualitas.


**,Afridon 


Posting Komentar

0 Komentar