![]() |
| Kompol Syafrizen mengangkat tema ketakwaan dengan berlandaskan Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 133-135 yang mengajak umat Islam untuk segera memohon ampun kepada Allah |
Pesisir Selatan Editor– Wakil Kepala Kepolisian Resor (Waka Polres) Pesisir Selatan, Kompol Syafrizen, SH, Datuk Rang Batuah bersama Ustaz Zen Hoki (UZH) menjadi pemateri sekaligus penceramah dalam kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi personel Polres Pesisir Selatan dan Bhayangkari.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Hidayah Polres Pesisir Selatan pada Kamis (11/6/2026) pukul 08.00 WIB itu diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh peserta.
Dalam tausiahnya, Kompol Syafrizen mengangkat tema ketakwaan dengan berlandaskan Al-Qur'an Surat Ali Imran ayat 133-135 yang mengajak umat Islam untuk segera memohon ampun kepada Allah SWT dan bersegera menuju surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan bagi orang-orang bertakwa.
Ia menegaskan, setiap manusia tidak luput dari kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja. Namun, Allah SWT membuka pintu ampunan yang luas bagi hamba-Nya yang mau bertobat dengan sungguh-sungguh dan berjanji tidak mengulangi kesalahan yang sama.
"Orang yang bertakwa adalah mereka yang segera mengingat Allah ketika berbuat salah, memohon ampun, dan tidak mengulangi perbuatannya. Bagi mereka, Allah menjanjikan pahala dan surga yang luasnya seluas langit dan bumi," ujar Kompol Syafrizen.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa ketakwaan harus tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Personel Polri diharapkan mampu meningkatkan disiplin, bekerja dengan dedikasi tinggi, serta membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah, dan hasanah.
Menurutnya, aparatur negara harus memiliki semangat bekerja cerdas, bekerja keras, bekerja tuntas, dan bekerja ikhlas dalam melayani, mengayomi, serta melindungi masyarakat.
Selain itu, Waka Polres juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) dengan melibatkan unsur adat dan tokoh masyarakat melalui filosofi Minangkabau Tungku Tigo Sajarangan, yakni Ninik Mamak, Alim Ulama, dan Cadiak Pandai, serta didukung oleh Bundo Kanduang.
"Dengan sinergi seluruh elemen masyarakat, kita berharap situasi Kamtibmas di nagari tetap aman, damai, dan kondusif. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan keberkahan dan perlindungan bagi kita semua. Aamiin Ya Rabbal Alamin," tutupnya.
** Afridon


0 Komentar