![]() |
| ayah Ichsan mengatakan bahwa putranya dikenal sebagai pribadi baik dan pekerja keras sejak muda. Sang ayah kasihan anak.baru lahir cucu kini suda 7 bulan. |
Padang.Editor - Di tengah proses hukum yang menjerat Direktur Utama PT Berkah Rimba Nusantara (PT BRN), Ichsan Marsal, dukungan dan keyakinan keluarga terus dalam dugaan pembalakan liar (illegal logging) yang kini sedang diproses di pengadilan. 3 tahun yang.lalu tenaga honor di Puskesmas Lubuk Buaya Kota Padang Sumatera Barat. Tenaga honor langsung Jadi Direktur Utama semua terkejut jadi di direktur utama Direktur Utama PT Berkah Rimba Nusantara (PT BRN), Dengan nada sedih, ayah Ichsan mengatakan bahwa putranya dikenal sebagai pribadi baik dan pekerja keras sejak muda. Sang ayah kasihan anak.baru lahir cucu kini suda 7 bulan.
"Anak saya tidak mungkin melakukan pembalakan kayu seperti yang disangkakan itu," ujarnya dengan mata berkaca-kaca. Menurut keluarga, kehidupan Ichsan selama ini juga jauh dari kesan mewah. Bahkan hingga saat ini, ia disebut masih tinggal di rumah kontrakan bersama keluarganya. "Sampai sekarang masih tinggal di rumah sewa. Kami hidup sederhana," kata sang ayah.
Hal senada disampaikan Asmayeni yang mengaku mengenal Ichsan sejak lama. Menurutnya, sebelum menjadi pimpinan perusahaan, Ichsan pernah bekerja sebagai tenaga honorer di Puskesmas Lubuk Alung. "Beliau orang baik. Saya mengenalnya sejak masih menjadi tenaga honorer di Puskesmas Lubuk Alung," ujar Asmayeni.
Ia juga mengaku pernah menghadiri acara pernikahan Ichsan yang digelar di sebuah gedung SMK di kawasan Simpang Haru, Kota Padang.
"Saya pernah datang ke pesta pernikahannya di Simpang Haru. Saya tidak menyangka sekarang beliau menghadapi persoalan hukum seperti ini," katanya. Meski demikian, proses hukum terhadap Ichsan Marsal masih berlangsung
Penetapan bersalah atau tidaknya terdakwa sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta-fakta persidangan yang terungkap di pengadilan
. **Afridon


0 Komentar