![]() |
PADANG Editor – Di tengah proses hukum yang menjerat Direktur Utama PT Berkah Rimba Nusantara (PT BRN),Mentawai Ichsan Marsal, dukungan dan keyakinan keluarga terus mengalir. Sang ayah mengaku tidak percaya anaknya terlibat dalam dugaan pembalakan liar (illegal logging) yang kini sedang diproses di pengadilan.Rabu 24 Juni 2026
Dengan nada sedih, ayah Ichsan mengatakan bahwa putranya dikenal sebagai pribadi baik dan pekerja keras sejak muda.
"Anak saya tidak mungkin melakukan pembalakan kayu seperti yang disangkakan itu," ujarnya dengan mata berkaca-kaca.
Menurut keluarga, kehidupan Ichsan selama ini juga jauh dari kesan mewah. Bahkan hingga saat ini, ia disebut masih tinggal di rumah kontrakan bersama keluarganya.
"Sampai sekarang masih tinggal di rumah sewa. Kami hidup sederhana," kata sang ayah.
Hal senada disampaikan Asmayeni yang mengaku mengenal Ichsan sejak lama. Menurutnya, sebelum menjadi pimpinan perusahaan, Ichsan pernah bekerja sebagai tenaga honorer di Puskesmas Lubuk Buaya
"Beliau orang baik. Saya mengenalnya sejak masih menjadi tenaga honorer di Puskesmas Lubuk Buaya ," ujar Asmayeni.
Ia juga mengaku pernah menghadiri acara pernikahan Ichsan yang digelar di sebuah gedung SMK di kawasan Simpang Haru, Kota Padang.
"Saya pernah datang ke pesta pernikahannya di Simpang Haru. Saya tidak menyangka sekarang beliau menghadapi persoalan hukum seperti ini," katanya.
Meski demikian, proses hukum terhadap Ichsan Marsal masih berlangsung. Penetapan bersalah atau tidaknya terdakwa sepenuhnya menjadi kewenangan majelis hakim berdasarkan fakta-fakta persidangan yang terungkap di pengadilan.
**Afridon


0 Komentar