Mutasi Besar, Tiga Kepala Dinas Baru Dilantik

 

Wali Kota Pariaman Yota Balad melantik 52 pejabat dari berbagai jenjang struktural dan fungsional dalam prosesi yang digelar Kamis sore, 30 April 2026.


PARIAMAN .Editor— Gerbong mutasi kembali bergerak di lingkungan Pemerintah Kota Pariaman. Wali Kota Pariaman Yota Balad melantik 52 pejabat dari berbagai jenjang struktural dan fungsional dalam prosesi yang digelar Kamis sore, 30 April 2026.

Dalam sambutannya, Yota menegaskan bahwa mutasi bukan sekadar perpindahan jabatan, tetapi langkah strategis untuk memperkuat performa organisasi pemerintahan.

“Mutasi dan pelantikan ini adalah bagian dari penyegaran serta upaya meningkatkan kinerja. Ini bukan penempatan figur untuk kepentingan tertentu, tetapi demi kebutuhan organisasi,” tegas Yota.

Ia mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan rasa tanggung jawab dan integritas tinggi.

Yota juga meminta seluruh pejabat yang dilantik untuk bekerja lebih inovatif dan selaras dengan program prioritas Pemko Pariaman.

Tiga Kepala Dinas Baru Resmi Menjabat

Pada pelantikan tersebut, tiga pejabat Eselon II resmi menduduki kursi kepala dinas:

Ahadi Nugraha – Kepala DPMD Kota Pariaman

Deki Asar – Kepala DPUPRP Kota Pariaman

Muhammad Arif Gunawan – Kepala Dinas PERKIMLH Kota Pariaman

14 Pejabat Administrator dan 24 Pejabat Pengawas

Mutasi juga menyentuh pejabat Eselon III dan IV, termasuk:

Delri Soni – Kabid Pelayanan dan SDM Kesehatan Dinkes

M. Farid Marwan – Sekretaris Dinsos

Riko Jamal – Sekretaris Dinas PERKIMLH

Arman – Lurah Pondok II

M. Ichwan – Lurah Kampung Jawa II

Desi Novri Yenti – Sekretaris Lurah Jawi-Jawi I

Asrif – Sekretaris Lurah Kampung Pondok

11 Pejabat Fungsional Turut Dilantik

Di antaranya:

Wiko Wicaksono – Dokter Ahli Pertama RSUD Sadikin

Anggi Setiawan – Dokter Ahli Pertama RSUD Sadikin

Rizky Musviza – Analis SDM Aparatur BKPSDM

Dina Harindah – Analis SDM Aparatur BKPSDM

Yota Balad: “Jangan Takut Berinovasi”

Yota menegaskan perlunya budaya kerja baru yang lebih cepat dan responsif.

“Tingkatkan disiplin, keterampilan, dan keahlian. Jangan ragu berinovasi. Saling dukung dan saling mengingatkan demi kebaikan organisasi,” ujarnya.

Mutasi besar ini diharapkan menjadi momentum percepatan program Pemko Pariaman sepanjang 2026.


**Afridon





Posting Komentar

0 Komentar