Pariaman,  Editor — Suasana di Ruang Pelayanan BPKPD Kota Pariaman mendadak ramai ketika pembahasan mengenai emas simpanan untuk anak menjadi sorotan para warga yang tengah mengurus layanan keuangan. Riuh sorak-sorai terdengar saat sejumlah masyarakat membicarakan cara terbaik menyimpan emas sebagai tabungan masa depan.Kamis 19 Februari 2026

Di tengah keramaian itu, Leni Marlina, S.AP, Bendahara Pemerintahan Kota Pariaman yang juga ASN BPKPD, memberikan penjelasan singkat terkait pentingnya pengelolaan aset keluarga. Ia menekankan bahwa emas memang menjadi pilihan banyak keluarga karena dinilai aman dan memiliki nilai yang cenderung stabil.

“Kalau menabung untuk anak, emas memang bisa jadi pilihan. Tapi jangan lupa, semua harus dicatat dan diberi tahu kepada ahli waris, terutama anak-anak yang akan menerimanya nanti,” ujar Leni, Kamis pukul 11.08 WIB.

 di ruangan itu terlihat aktif, dengan masyarakat datang menggunakan jaket dan tas, bergantian dilayani oleh petugas. Ruang pelayanan terdiri dari tiga meja yang masing-masing menangani kebutuhan berbeda, namun topik emas tetap menjadi pembicaraan hangat.

Sejumlah warga mengaku menyimpan emas sebagai jaminan pendidikan anak di masa depan. Namun sebagian lainnya justru kebingungan bagaimana mengelola serta mengamankan aset tersebut.

Leni menegaskan bahwa edukasi tentang penyimpanan aset keluarga sangat penting, agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Jangan sampai emas yang disimpan tidak diketahui anggota keluarga. Ini aset berharga. Harus jelas peruntukannya dan disampaikan kepada anak-anak agar tidak terjadi perselisihan,” katanya.

Topik ini pun menjadi pengingat bagi masyarakat bahwa menyimpan emas bukan sekadar menabung, tetapi juga membutuhkan perencanaan dan komunikasi yang baik dalam keluarga.


**