Program Septic Tank Kota Pariaman Terhenti, Ratusan Unit Menganggur, Anggaran Diduga Tak Jalan

 



Pariaman.Editor – Program pembangunan 1.000 unit tangki septik di Kota Pariaman kembali menjadi sorotan setelah ratusan unit dilaporkan menumpuk dan belum terpasang di kantor dinas terkait. Proyek yang semestinya mendukung sanitasi layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah ini terhenti karena ketersediaan anggaran tidak mencukupi.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, program ini awalnya merupakan kolaborasi dana hibah Kementerian PUPR dengan dukungan anggaran pendamping dari APBD Kota Pariaman. Pada Tahun Anggaran 2023, hibah sanitasi dari pusat mencapai sekitar Rp 8,5 miliar, dengan target pemasangan 1.000 unit septic tank tersebar di empat kecamatan.

Namun memasuki tahun 2024–2025, program ini tersendat. Tidak ada rincian anggaran khusus septic tank yang muncul dalam dokumen APBD yang dipublikasikan, sehingga kelanjutan pemasangan ratusan unit yang tersisa menjadi terganggu.

PPPK Dinas Terkait Jadi Sorotan

Dalam struktur proyek pemerintah daerah, PPPK (Pejabat Penatausahaan Pengeluaran Kegiatan) berperan penting dalam mengendalikan kegiatan, mengawasi progres, hingga memastikan pembayaran sesuai realisasi. Di proyek septic tank Pariaman, sorotan publik mengarah kepada peran PPPK karena:

Progres lapangan tidak berjalan sesuai target.

Stok unit septic tank menumpuk tanpa kejelasan.

Diduga terjadi keterlambatan proses administrasi dan penyesuaian anggaran.

Masyarakat penerima manfaat menunggu kepastian pemasangan.

Sumber internal menyebut, keterbatasan anggaran pendamping APBD menjadi faktor utama macetnya program, sebab hibah pusat baru dapat dicairkan jika daerah menjalankan tahapan pembangunan sesuai kewajiban awal.

Pemko Diminta Transparan

Sejumlah jurnalis dan pemerhati anggaran meminta Pemerintah Kota Pariaman membuka data mengenai:

Rincian penggunaan dana hibah 2023

Realisasi fisik–keuangan pemasangan septic tank

Alokasi APBD 2024–2025 untuk sanitasi

Dokumen pelaksanaan kegiatan (DPA-SKPD)

Peran PPPK dan PPK dalam kendala yang terjadi

Dengan makin meningkatnya kebutuhan sanitasi layak di Kota Pariaman, masyarakat berharap program ini tidak berhenti di tengah jalan dan pemerintah mampu menyelesaikan pemasangan seluruh unit yang telah diadakan.


**tim


Posting Komentar

0 Komentar