Pariaman.Editor — Kenikmatan mencicipi lontong gulai tunjang di pusat kuliner Los Lambung, Kurai Taji, Padang Selatan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, berubah jadi kekecewaan. Kamis (1/1/2026), sejumlah pengunjung mengeluhkan bau busuk menyengat yang tiba-tiba terhembus kencang ketika hujan lebat mengguyur kawasan itu.
Salah satu pengunjung, M. Yamin, mengaku sangat terganggu.
“Baru duduk menikmati lontong gulai tunjang dan teh hangat, tiba-tiba bau busuk menusuk hidung. Selera langsung hilang,” ujarnya dengan kecewa.
Bau tak sedap tersebut diduga berasal dari saluran pipa tinja yang rusak tepat di depan area kuliner. Ketika hujan deras dan angin berembus, aroma tak sedap itu makin kuat menyebar ke seluruh lokasi.
Tokoh masyarakat, Buya Syaf, tur7ut angkat bicara dan meminta Pemko Pariaman, terutama Wali Kota Pariaman Yota Balad, segera memperbaiki saluran tersebut.
“Makan enak tapi depan bau busuk, tentu pengunjung kesal. Ini harus cepat diperbaiki,” tegasnya didampingi Nanda.
![]() |
| Intan lontong Gulai Tunjang |
Sementara itu, Upik, salah satu penjual lontong gulai tunjang, membenarkan bahwa saluran WC di depan Los Lambung memang mengalami kerusakan.
![]() |
| As penjual .Sala |
“Pipa saluran pecah. Belum bisa diperbaiki karena menunggu petugas. Kalau hujan, baunya makin kuat,” jelasnya.
Warga dan pedagang berharap pemerintah segera mengambil tindakan agar pusat kuliner kebanggaan masyarakat Pariaman itu kembali nyaman dikunjungi.
**Afridon








0 Komentar