![]() |
| Tanah Clay Proyek tersebut diduga berasal dari oknum aparat. Informasi ini diminta untuk dirahasiakan Kamis 14 Agustus 2025 Pikul 19.37 Wib |
Padang Pariaman —Editor- Menanggapi pemberitaan Beritaeditorial.com pada Rabu, 13 Agustus 2025, terkait dugaan pemasukan tanah klai untuk proyek pembangunan jaringan saluran sekunder di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Datuk Pahlawan memberikan bantahan tegas.
Melalui sambungan telepon pada Kamis, 14 Agustus 2025, pukul 19.37 Wib Datuk Palawan menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memasukkan tanah Clay untuk proyek tersebut.
“Saya punya izin resmi. Tidak pernah memasukkan tanah Clay ke proyek itu. Kalau perlu, nanti saya tunjukkan izin resminya,” ujar Datuk Pahlawan dengan nada tegas.
Ia menjelaskan, tanah Clay yang dimaksud dalam pemberitaan sebelumnya hanya dimasukkan ke PT Semen Padang, bukan untuk proyek yang dikerjakan oleh CV Andespal Jaya Bersama tersebut.
“Mohon dikoreksi pemberitaannya. Saya hanya memasukkan tanah Clay ke PT Semen Padang,” tegasnya.
Sementara itu, sumber lain yang enggan disebutkan namanya menyebutkan bahwa tanah Clay yang digunakan di proyek tersebut diduga berasal dari oknum aparat. Informasi ini diminta untuk dirahasiakan.
Seperti diberitakan sebelumnya, proyek pembangunan jaringan saluran sekunder di Batang Anai dengan nilai kontrak Rp5,73 miliar terpantau terhenti di dua titik. Proyek ini berada di bawah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Ditjen Sumber Daya Air Balai Wilayah Sungai Sumatera V, dan dikerjakan oleh CV Andespal Jaya Bersama.
**Afridon

.jpg)
0 Komentar