Pelanggan PDAM Padang Pariaman Hadapi Kendala Mencari Kantor yang Sering Berpindah

Konfirmasi  pengawas PDAM, Mulyadi, 
      rabu 27 maret 2024 pukul 14,10                Wib



Padang Pariaman,Editor - Sejumlah pelanggan PDAM di Kabupaten Padang Pariaman mengungkapkan kesulitan mereka dalam menemukan lokasi kantor PDAM, yang diketahui sering berpindah tempat. Absennya informasi yang jelas mengenai alamat baru dan minimnya penandaan di lokasi terbaru menyulitkan pelanggan untuk menyampaikan keluhan dan urusan mereka secara langsung.


Salah satu pelanggan, Andi (52), mengatakan, “Sebenarnya banyak keluhan yang ingin saya sampaikan langsung ke direktur PDAM. Namun, dengan kondisi kantor yang berpindah-pindah dan jauh dari tempat tinggal saya, saya urungkan niat tersebut.” Keadaan ini menimbulkan ketidakpuasan di kalangan pelanggan yang merasa terhambat dalam menyampaikan masalah mereka.


kantor PDAM terus berpindah. Pindah


Konfirmasi langsung dengan pengawas PDAM, Mulyadi, belum memberikan kejelasan tentang berapa lama dan mengapa kantor PDAM terus berpindah. Namun, dia menjelaskan bahwa pemindahan terakhir ke Gadur terjadi karena pemilik sebelumnya dari bangunan yang ditempati PDAM membutuhkan kembali properti tersebut.


Di tengah situasi ini, Jhon (56), seorang tokoh masyarakat, menawarkan saran agar PDAM tidak terus-menerus berpindah dan untuk menjaga nama baik serta efisiensi anggaran. “Apakah bangunan pemerintah yang tidak terpakai bisa dialihfungsikan menjadi kantor PDAM?” tanyanya.


Menanggapi hal tersebut, Mulyadi menyatakan bahwa hal itu memungkinkan asalkan bangunan tersebut berada dalam wilayah yang sama dengan perusahaan dan memenuhi syarat penggunaan dari pemerintah setempat.


Kondisi ini memperlihatkan tantangan yang dihadapi oleh PDAM Padang Pariaman dan pelanggannya, serta memunculkan pertanyaan tentang solusi jangka panjang untuk stabilitas layanan air minum di wilayah tersebut.


**  Afridon


Posting Komentar

0 Komentar