![]() |
PADANG.Editor — Pembangunan Jembatan Kampung Tanjung yang menghubungkan kawasan Belimbing dengan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, mulai mendapat perhatian masyarakat. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi dan pendidikan.
Tokoh masyarakat Kuranji, Muhammad Iksan, mengatakan pembangunan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat. Menurutnya, keberadaan akses yang layak akan memudahkan warga menjalankan aktivitas sehari-hari.
“Jembatan ini diharapkan dapat dikerjakan tepat waktu dan menjaga mutu pekerjaan,” ujar Muhammad Iksan, Sabtu (12/9/2026).
Ia menilai jembatan tersebut memiliki peran penting sebagai jalur penghubung masyarakat. Selain memperlancar aktivitas warga, akses ini juga diharapkan memudahkan petani membawa hasil pertanian serta membantu anak-anak sekolah dan pekerja dalam menjalankan aktivitas mereka.
“Kalau jembatan selesai dengan baik, hasil pertanian masyarakat bisa lebih mudah dibawa, anak sekolah dan pekerja juga bisa lalu-lalang dengan lancar,” katanya.
Berdasarkan papan informasi proyek, pembangunan Jembatan Kampung Tanjung merupakan bagian dari Pembangunan Jembatan Paket 3 yang dilaksanakan Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Proyek tersebut menggunakan sumber dana APBD Kota Padang Tahun Anggaran 2026 dengan nilai pekerjaan mencapai Rp8.826.169.373.
Pekerjaan dilaksanakan berdasarkan kontrak Nomor 011/Kont-PJJ/APBD/DPUPR/2026, tertanggal 27 Juli 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 150 hari kalender.
Kontraktor pelaksana adalah PT Kamala Unida, sedangkan konsultan pengawas yakni PT Artha Graha Cipta KSO PT Aqsa Mandiri Konsultan.
Muhammad Iksan berharap besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah benar-benar menghasilkan jembatan yang berkualitas, aman dan memiliki umur layanan yang panjang.
“Yang paling penting bukan hanya selesai, tetapi mutu dan kualitasnya harus dijaga. Masyarakat tentu berharap jembatan ini benar-benar bermanfaat dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya pengawasan selama proses pembangunan. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui dan mengawasi pembangunan infrastruktur yang menggunakan uang negara tersebut.
Papan informasi proyek juga mencantumkan pesan bahwa kegiatan pembangunan dilaksanakan menggunakan dana yang dihimpun dari pajak yang dibayarkan masyarakat.
Dengan dibangunnya Jembatan Kampung Tanjung, warga berharap konektivitas
** Afridon


0 Komentar