![]() |
| Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis (JKA), memanfaatkan forum nasional kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang |
PADANG .Editor -Bupati Padang Pariaman, H. John Kenedy Azis (JKA), memanfaatkan forum nasional kesehatan di RSUP Dr. M. Djamil Padang untuk memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan di daerah. Dalam kesempatan tersebut, JKA menyerahkan langsung proposal pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) kepada Menteri Kesehatan RI.
Penyerahan proposal dilakukan saat kegiatan Proctorship Kasus Kardiovaskuler Pediatrik yang dihadiri Menteri Kesehatan, Gubernur Sumatera Barat, jajaran Kementerian Kesehatan, para kepala daerah, serta pimpinan rumah sakit se-Sumatera Barat.
Bupati JKA didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman beserta jajaran. Momentum tersebut dimanfaatkan untuk menyampaikan kebutuhan pembangunan fasilitas kesehatan dasar demi memperluas akses pelayanan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang masih membutuhkan sarana kesehatan.
Data Dinas Kesehatan Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan, selama Januari hingga Juni 2026 terdapat 2.842 kelahiran bayi, dengan lima kasus penyakit jantung bawaan. Meski jumlahnya tidak banyak, kondisi tersebut memerlukan deteksi dini, penanganan cepat, dan sistem rujukan yang kuat agar peluang kesembuhan anak semakin besar.
Menurut JKA, pembangunan Pustu menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan hingga ke pelosok nagari. Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat mempercepat pemerataan fasilitas kesehatan sehingga masyarakat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan berkualitas.
"Kami terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang semakin merata di seluruh wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Dukungan pemerintah pusat sangat kami harapkan agar fasilitas kesehatan dasar semakin memadai dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar JKA.
Kehadiran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam forum nasional tersebut menegaskan komitmen daerah dalam memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan rumah sakit rujukan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, mempercepat penanganan penyakit jantung bawaan pada anak, serta mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Padang Pariaman.
** Afridon


0 Komentar