![]() |
Padang Editor— Pemerintah terus mempercepat pemulihan sektor pendidikan di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi melalui Program Bantuan Pemerintah Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026. Bersinergi dengan TNI Angkatan Darat, sebanyak 21 sekolah di Sumatera Barat kini menjadi sasaran rehabilitasi agar kegiatan belajar mengajar kembali berlangsung aman, nyaman, dan berkualitas.
Program ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman (MoU) antara Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dengan Mabes TNI AD untuk mempercepat perbaikan sekolah-sekolah yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kasi Rekonstruksi (Rekon) Zidam XX /tuanku imam bonjol Mayor Raden Zendy, didampingi Kasi Pengawasan (Aswas) Kapten Debby Pramuji, mengatakan sinergi antara pemerintah dan TNI menjadi langkah strategis dalam mempercepat pemulihan sarana pendidikan yang rusak.
"Program ini merupakan implementasi MoU yang telah ditandatangani di tingkat pusat antara Kemendikdasmen dan Mabes TNI AD untuk mempercepat perbaikan sekolah-sekolah di wilayah terdampak bencana hidrometeorologi," ujar Mayor Raden Zendy saat berbincang dengan wartawan di Kantor Zidam XX /Tuanku iman Bonjol , Rabu (15/7/2026).
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Awalnya, wartawan bermaksud bersilaturahmi dengan Komandan Zidam I/Bukit Barisan. Namun, karena sedang menjalankan tugas dinas di Jakarta, dialog berlangsung bersama Mayor Raden Zendy dan Kapten Debby Pramuji.
Kapten Debby menjelaskan, pelaksanaan revitalisasi berada di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kemendikdasmen yang bekerja sama dengan Mabes TNI AD.
Khusus di Sumatera Barat, program revitalisasi mencakup 21 satuan pendidikan, terdiri dari 2 PAUD, 8 Sekolah Dasar (SD), 10 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 1 Sekolah Menengah Atas (SMA).
Revitalisasi ini tidak hanya berfokus pada perbaikan bangunan yang rusak akibat bencana, tetapi juga bertujuan membangkitkan kembali semangat belajar para siswa serta menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, layak, dan mendukung peningkatan kualitas pembelajaran.
Melalui kolaborasi Kemendikdasmen dan TNI AD, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih cepat sehingga ribuan peserta didik di daerah terdampak segera kembali menikmati fasilitas pendidikan yang memadai.
**Afridon


0 Komentar