SDN 13 Lohong Pariaman Siap Sambut Tahun Ajaran Baru dengan Wajah Baru

 



Pariaman Editor – Program revitalisasi satuan pendidikan di SDN 13 Lohong, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman, Sumatera Barat, terus dikebut. Pekerjaan rehabilitasi sejumlah fasilitas sekolah ditargetkan rampung pada Juli 2026 atau lebih cepat dari jadwal pelaksanaan yang berakhir pada September mendatang.

Pantauan di lapangan, Kamis (18/6/2026), aktivitas pembangunan berlangsung intensif. Progres pekerjaan bahkan telah melampaui 50 persen. Revitalisasi ini merupakan bagian dari Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 yang digulirkan pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI guna meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.

Kepala SDN 13 Lohong Pariaman sekaligus Penanggung Jawab Kegiatan, Zainal, S.Pd., mengapresiasi pemerintah pusat yang telah mempercayakan sekolahnya sebagai penerima program tersebut.

Menurutnya, revitalisasi akan membawa perubahan besar terhadap kualitas lingkungan belajar mengajar sehingga menjadi lebih nyaman, aman, dan representatif bagi siswa maupun tenaga pendidik.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kemendikdasmen RI yang telah memberikan program revitalisasi satuan pendidikan di SDN 13 Lohong Pariaman. Melalui program ini kualitas infrastruktur sekolah semakin meningkat dan menjadi lebih representatif untuk menunjang proses belajar mengajar," ujar Zainal.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat sekitar yang ikut mendukung dan berpartisipasi selama proses pembangunan berlangsung.

"Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah mendukung dan berpartisipasi selama pelaksanaan pekerjaan. Dukungan masyarakat menjadi energi positif agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target," tambahnya.

Sementara itu, bagian logistik kegiatan, Hendri Yanto, menjelaskan bahwa pekerjaan dengan bobot terbesar kini tinggal pemasangan lantai keramik yang segera memasuki tahap penyelesaian.

"Pekerjaan yang agak besar bobotnya tinggal pemasangan lantai keramik. Insyaallah kalau tidak ada halangan, tukang mulai bekerja hari Senin dan dalam minggu depan pekerjaan sudah selesai," katanya kepada wartawan.

Hendri menegaskan dirinya telah memberikan target percepatan kepada para pekerja agar seluruh item pekerjaan dapat dituntaskan dalam waktu satu bulan.

"Saya targetkan kepada tukang paling lama satu bulan lagi seluruh item pekerjaan sudah siap," tegasnya.

Adapun pekerjaan yang dilaksanakan meliputi pembangunan toilet atau WC, rehabilitasi atap, penggantian kusen pintu dan jendela, serta pergantian lantai pada enam ruangan yang terdiri dari lima ruang kelas dan satu ruang kantor.


"Bangunan yang direhabilitasi ada lima ruang kelas ditambah satu ruang kantor. Seluruh kusen juga diganti menggunakan bahan aluminium yang sebelumnya berbahan kayu," jelas Hendri.

Meski masa pelaksanaan proyek secara administrasi berlangsung hingga September 2026, pihak sekolah berkomitmen menyelesaikan pekerjaan lebih awal agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar pada tahun ajaran baru.

"Kalau saya menargetkan satu bulan lagi, saat masuk ajaran baru sudah tidak ada lagi pekerjaan yang berlangsung di sekolah," ujarnya optimistis.

Di sisi lain, pengawas kegiatan, Jovan, memastikan pengendalian mutu terus dilakukan secara ketat. Ia mengaku rutin turun ke lapangan untuk mengawasi setiap tahapan pekerjaan, mulai dari penggunaan material hingga perkembangan progres harian.


"Kami terus melakukan pengawasan secara intensif dan berkala agar seluruh pekerjaan berjalan sesuai perencanaan, tepat mutu, tepat waktu, dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat jangka panjang bagi sekolah," tutur Jovan.


Revitalisasi SDN 13 Lohong Pariaman diharapkan menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih modern, aman, dan layak, sekaligus mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia sejak jenjang pendidikan dasar. Dengan target penyelesaian yang dipercepat, sekolah ini optimistis siap menyambut tahun ajaran baru dengan wajah baru yang lebih representatif.


**Afridon



Posting Komentar

0 Komentar