Fraksi DPRD Sampaikan Pandangan Umum, PAD Kota Pariaman Pecahkan Rekor Tertinggi

 

pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Pariaman mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin (15/6/2026).


Pariaman .Editor– DPRD Kota Pariaman menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Wali Kota Pariaman mengenai Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin (15/6/2026).

Rapat paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, LC, didampingi Wakil Ketua I Riza Saputra, S.Pd, dan Wakil Ketua II Yogi Firman.


Rapat paripurna dibuka oleh Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, LC, didampingi Wakil Ketua I Riza Saputra, S.Pd, dan Wakil Ketua II Yogi Firman. Hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).


Ketua DPRD Kota Pariaman, Muhajir Muslim, LC, didampingi Wakil Ketua I Riza Saputra, S.Pd, dan Wakil Ketua II Yogi Firman. Hadir dalam rapat tersebut Wali Kota Pariaman Yota Balad, Wakil Wali Kota Mulyadi, Sekretaris Daerah Afrizal Azhar, unsur Forkopimda, anggota DPRD, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD

Dalam sidang yang berlangsung di ruang rapat utama DPRD Kota Pariaman itu, masing-masing fraksi menyampaikan pandangan umum, masukan, serta sejumlah catatan terhadap pelaksanaan APBD dan penyelenggaraan pemerintahan selama tahun 2025.

Juru bicara Fraksi Partai Golkar, Life Iswar, Fraksi Partai Gerindra, Fraksi PPP yang diwakili Fadi, Fraksi Partai Bulan Bintang Nurani, Fraksi Partai Nasional dengan juru bicara Indra Jaya, serta Fraksi Partai Keadilan Demokrat yang disampaikan Suhermen, secara umum mengapresiasi capaian pembangunan yang telah diraih Pemerintah Kota Pariaman. Namun, fraksi-fraksi juga memberikan berbagai masukan terkait peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), efektivitas program pembangunan, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Hadir 15 anggota DPRD Kota Pariaman

Sebelumnya, Wali Kota Pariaman Yota Balad menyampaikan Nota Pengantar Ranperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025. Dalam penyampaiannya, ia menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban APBD dan LKPD bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bentuk akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat melalui lembaga legislatif.

“Laporan yang kami sampaikan hari ini merupakan gambaran nyata hasil pelaksanaan pembangunan selama Tahun Anggaran 2025. Ini adalah bentuk pertanggungjawaban moral, politik, dan administratif pemerintah kepada masyarakat Kota Pariaman,” ujar Yota Balad.

Yota Balad juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kota Pariaman kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-13 kalinya secara berturut-turut. Capaian tersebut menjadi bukti komitmen pemerintah dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.

Yang paling menonjol dalam laporan tersebut adalah capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pariaman tahun 2025 yang mencapai Rp57,45 miliar. Angka tersebut menjadi realisasi PAD tertinggi sepanjang sejarah Kota Pariaman, meningkat Rp11,54 miliar atau tumbuh sekitar 25,15 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Rapat paripurna berlangsung tertib dan dinamis. Berbagai pandangan yang disampaikan fraksi diharapkan menjadi bahan evaluasi sekaligus memperkuat sinergi antara legislatif dan eksekutif demi mewujudkan pembangunan Kota Pariaman yang lebih maju, transparan, dan berpihak kepada masyarakat.

Posting Komentar

0 Komentar