AKP Dwi Rosdianto: Objek Vital Aman, Ekonomi dan Pelayanan Publik Berjalan Lancar

 

Kasat Pamobvit Polresta Padang, AKP Dwi Rosdianto, saat berbincang bersama sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).


PADANG.Editor – Satuan Pengamanan Objek Vital (Pamobvit) Polresta Padang terus memperkuat perannya dalam menjaga keamanan berbagai objek strategis yang menjadi penopang pelayanan publik dan perekonomian. Meski tergolong satuan yang masih muda, Pamobvit menunjukkan komitmennya dalam memberikan perlindungan maksimal terhadap aset-aset penting di Kota Padang.

Hal tersebut disampaikan Kasat Pamobvit Polresta Padang, AKP Dwi Rosdianto, saat berbincang bersama sejumlah wartawan di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).

Menurutnya, Satuan Pamobvit Polresta Padang telah berdiri sekitar dua tahun sebagai bagian dari penguatan fungsi kepolisian dalam pengamanan objek vital nasional (Obvitnas) dan objek vital tertentu (Obter) yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat maupun negara.

"Saat ini di jajaran Polda Sumatera Barat baru terdapat tiga satuan Pamobvit, yakni di Polresta Padang, Polresta Bukittinggi, dan Polres Pesisir Selatan. Ini menunjukkan keseriusan Polri dalam menjamin keamanan objek-objek penting yang berpengaruh terhadap kepentingan publik dan pembangunan daerah," ujar AKP Dwi Rosdianto.

Ia menjelaskan, tugas Pamobvit tidak hanya melakukan penjagaan dan patroli, tetapi juga melaksanakan audit sistem keamanan, pemetaan potensi ancaman, hingga memberikan rekomendasi peningkatan standar pengamanan kepada pengelola objek vital.

Objek yang menjadi perhatian meliputi sektor perbankan, energi, transportasi, komunikasi, fasilitas pelayanan publik, hingga berbagai infrastruktur strategis lainnya yang memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

"Keamanan bukan sekadar hadir ketika terjadi gangguan. Yang lebih utama adalah bagaimana mencegah gangguan itu sebelum terjadi. Karena itu, personel Pamobvit harus mampu melakukan deteksi dini, mengidentifikasi risiko, dan membangun koordinasi yang kuat dengan pengelola objek yang diamankan," tegasnya.

AKP Dwi Rosdianto menilai tantangan pengamanan objek vital saat ini semakin kompleks. Selain ancaman konvensional, berbagai risiko lain seperti sabotase, pencurian aset strategis, hingga gangguan terhadap sistem operasional juga harus diantisipasi secara serius.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pamobvit Polresta Padang terus meningkatkan kemampuan personelnya melalui berbagai pelatihan dan penguatan kompetensi khusus.

"Kami membangun pola pengamanan yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap perkembangan situasi. Objek yang kami amankan memiliki peran besar terhadap pelayanan masyarakat dan roda perekonomian, sehingga membutuhkan perhatian khusus," katanya.

Selain mengedepankan profesionalisme, personel Pamobvit juga menerapkan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas. Komunikasi yang baik dengan pengelola objek, pekerja, dan masyarakat sekitar menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

"Keamanan yang kuat lahir dari sinergi dan kepercayaan. Karena itu kami selalu mengedepankan kemitraan, dialog, dan pendekatan persuasif dalam menjalankan tugas pengamanan," ungkapnya.

Lebih lanjut, AKP Dwi Rosdianto berharap keberadaan Satuan Pamobvit dapat semakin memperkuat rasa aman masyarakat sekaligus mendukung iklim investasi dan pembangunan di Kota Padang maupun Sumatera Barat.

"Ketika objek vital aman, pelayanan publik berjalan lancar, aktivitas ekonomi berkembang, dan masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang. Itulah tujuan besar yang terus kami perjuangkan," tuturnya.

Dengan usia yang masih relatif muda, Satuan Pamobvit Polresta Padang terus berbenah dan meningkatkan kapasitas kelembagaan. Dukungan masyarakat serta sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan diyakini menjadi kunci dalam mewujudkan sistem pengamanan objek vital yang profesional, modern, dan terpercaya.


**Afridon 


Posting Komentar

0 Komentar