![]() |
PADANG PARIAMAN Editor – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mempercepat transformasi digital di sektor pendidikan. Melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika, Pemkab resmi meluncurkan SIPENA BARU (Sistem Penerimaan Murid Baru) untuk pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Tahun Ajaran 2026/2027.
Kehadiran aplikasi ini menjadi terobosan penting dalam memberikan pelayanan pendidikan yang lebih modern, cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Dengan SIPENA BARU, proses pendaftaran siswa tidak lagi mengharuskan orang tua dan calon peserta didik datang langsung ke sekolah atau mengantre berjam-jam seperti tahun-tahun sebelumnya.
Melalui platform digital tersebut, seluruh tahapan pendaftaran dapat dilakukan secara daring, mulai dari pengisian data, unggah dokumen persyaratan, proses verifikasi, hingga pemantauan hasil seleksi. Semua layanan tersedia dalam satu sistem yang dirancang sederhana dan ramah pengguna sehingga mudah digunakan oleh masyarakat.
Peluncuran SIPENA BARU juga menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam membangun tata kelola pendidikan yang lebih profesional dan akuntabel. Digitalisasi layanan ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahan administrasi, mempercepat proses seleksi, serta meningkatkan transparansi dalam penerimaan peserta didik baru.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, menegaskan bahwa inovasi tersebut merupakan langkah nyata pemerintah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.
"Dengan hadirnya SIPENA BARU, kami berharap proses penerimaan murid baru menjadi lebih mudah, cepat, transparan, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman," ujarnya.
Seluruh ketentuan dan mekanisme pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 telah dituangkan dalam Keputusan Bupati Padang Pariaman Nomor 131/KEP/BPP/2026. Masyarakat dapat mempelajari aturan tersebut melalui kanal resmi pemerintah maupun barcode informasi yang telah disediakan.
Langkah digitalisasi ini mendapat respons positif karena dinilai mampu menghemat waktu, biaya, dan tenaga masyarakat. Selain itu, sistem berbasis teknologi juga diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap proses penerimaan siswa baru yang berlangsung secara terbuka dan berkeadilan.
Dengan peluncuran SIPENA BARU, Padang Pariaman menunjukkan komitmennya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menghadirkan layanan pendidikan yang semakin berkualitas bagi generasi masa depan.
"Dari antrean panjang menuju layanan dalam genggaman, SIPENA BARU menjadi simbol kemajuan pendidikan digital di Padang Pariaman."
**Afridon


0 Komentar