Karni Ilyas & Aiman Dipanggil, Polisi Telusuri Tayangan Soal Ijazah Jokowi

 

Karni Datang Lebih Dulu di Panggil.Polisi

Jakarta.Editor — Gelombang pemeriksaan terkait polemik ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo memasuki babak baru. Setelah delapan orang ditetapkan sebagai tersangka, kini giliran para jurnalis senior yang harus melangkah ke ruang penyidik. Dua nama ternama, Karni Ilyas dan Aiman Witjaksono, menjadi sorotan utama.

Panggilan penyidik Polda Metro Jaya bukan hanya diarahkan pada mereka yang berperan sebagai penggerak isu, tetapi juga kepada mereka yang mengemas percakapan publik di layar kaca. Polisi kini menelisik isi tayangan yang dianggap ikut memperluas narasi soal ijazah Jokowi.

Karni Datang Lebih Dulu, Aiman Kirim Tim Legal

Karni memenuhi panggilan pada Senin malam, 30 Maret 2026. Ia datang tanpa banyak komentar, memilih berjalan tenang tanpa memberikan pernyataan detail kepada media.

Sementara itu, Aiman dijadwalkan hadir pada Kamis, 2 April 2026. Namun, bukannya muncul secara langsung, ia mengutus tim legal iNews untuk menyerahkan legal opinion. Dalam pernyataan tertulisnya, Aiman menegaskan bahwa yang diperiksa polisi bukan dirinya secara personal, tetapi materi tayangan yang ia kelola sebagai pemimpin redaksi.

Program ‘Rakyat Bersuara’ Ikut Diaudit Polisi

Salah satu fokus polisi adalah episode-episode program Rakyat Bersuara yang dipandu Aiman, di mana isu ijazah Jokowi sempat menjadi perbincangan. Penyidik disebut sedang menonton ulang sejumlah tayangan untuk menilai konteks penyajian informasi, narasumber, serta penyebaran opini.

Kasus Mengembang: Dari “Pelontar Isu” ke “Penyiar”

Polemik ini mencuat setelah Jokowi melaporkan dugaan pencemaran nama baik terkait isu ijazahnya. Polisi kemudian menetapkan delapan tersangka, termasuk Roy Suryo, Rismon Sianipar, dan dr. Tifa.

Namun menariknya, setelah beberapa tersangka mengajukan Restorative Justice (RJ), lingkar pemeriksaan justru melebar ke media. Wartawan kini berada pada posisi yang tak biasa—dulu peliput, kini turut dilibatkan dalam klarifikasi.

Langkah ini memancing tanda tanya besar di publik:

Ke mana arah kasus ini akan dibawa? Apakah setelah ini akan ada jurnalis lain yang ikut dipanggil?

Polemik ijazah Jokowi tampaknya belum selesai. Drama hukum-politik ini terus bergerak, menciptakan babak baru yang tidak kalah panas dari episode sebelumnya


**


Posting Komentar

0 Komentar