Bupati Tegaskan: Relokasi Puskesmas Tanpa Pembelian Lahan

 

Puskesmas Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, setelah fasilitas kesehatan itu terus-menerus terendam banjir akibat luapan sungai di dekatnya.

Padang Pariaman .Editor– Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akhirnya mengambil langkah tegas dengan memutuskan relokasi Puskesmas Sintuk, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, setelah fasilitas kesehatan itu terus-menerus terendam banjir akibat luapan sungai di dekatnya.

Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan keputusan strategis demi keselamatan dan keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat

“Tidak ada pembelian tanah. Tidak ada transaksi jual beli lahan. Kita dalam semangat efisiensi anggaran, sehingga SD Negeri 15 Sintoga dipilih sebagai lokasi relokasi karena lebih aman dari risiko banjir,” tegas John di Parik Malintang, Selasa (14/4/2026)

Relokasi Gunakan Aset yang Sudah Ada

Pemkab memilih lahan SD Negeri 15 Sintuk Toboh Gadang karena sekolah tersebut akan digabung dengan SDN 02 Sintuk Toboh Gadang, sehingga area itu bisa dioptimalisasi tanpa mengeluarkan anggaran pembelian lahan baru. Jaraknya pun dekat, hanya sekitar dua kilometer dari lokasi lama.

Relokasi ini juga sudah masuk dalam daftar surat resmi Kementerian Kesehatan kepada Kementerian PUPR, terkait permohonan bantuan revitalisasi fasilitas kesehatan terdampak bencana hidrometeorologi.

Puskesmas Langganan Banjir

Puskesmas Sintuk selama ini berada di zona rawan karena terlalu dekat dengan aliran sungai. Setiap hujan lebat, air dengan cepat menggenangi bangunan dan mengganggu pelayanan vital puskesmas—mulai dari promotif, preventif, hingga kuratif dan rehabilitatif.

Kondisi tersebut bertentangan dengan ketentuan dalam Permenkes Nomor 19 Tahun 2023 yang mengharuskan puskesmas tetap mampu memberikan layanan kesehatan secara optimal.

Luruskan Isu Soal Lahan

Belakangan muncul isu liar bahwa pemerintah daerah menolak tanah hibah warga dan memilih membeli lahan baru. Bupati John menegaskan, isu itu tidak benar.

“Lokasi yang digunakan adalah aset pemerintah yang sudah ada. Jadi tidak ada pembelian tanah seperti yang diisukan,” ujarnya.

Ia mengajak masyarakat tidak terpengaruh kabar yang tidak berdasar dan mendukung langkah relokasi demi keselamatan serta kelancaran pelayanan kesehatan masyarakat Sintuk Toboh Gadang


**Afridon


Posting Komentar

0 Komentar