Polda Sumbar Pastikan Video Bupati Limapuluh Kota Hasil Editan

 

Padang Editor– Polda Sumatera Barat menegaskan fakta terbaru terkait dugaan video tak senonoh yang menyeret Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang. Polisi memastikan video yang beredar luas itu bukan kejadian asli, melainkan hasil rekayasa digital.

Dalam rilis resmi, penyidik menjelaskan bahwa komunikasi antara korban dan pelaku memakai akun palsu “Mama Ayu” memang benar terjadi. Pelaku merekam wajah korban melalui video call, kemudian memanipulasi gambar tersebut menjadi konten tak senonoh

Pelaku ternyata seorang terpidana yang sedang menjalani hukuman di Lapas Sarolangun. Ia mengaku sebagai PNS untuk menarik kepercayaan korban sebelum menjeratnya dalam komunikasi pribadi.

“Video yang beredar adalah editan. Wajah korban direkam lalu digabungkan menjadi konten yang tidak sesuai kenyataan,” tegas pihak kepolisian.

Polda Sumbar terus mendalami kasus ini, termasuk menelusuri kemungkinan adanya korban lain serta motif pelaku dalam aksi penipuan berbasis digital tersebut.

**

Posting Komentar

0 Komentar