Janji Tak Ditepati, Warga Palang Jalan Proyek KNMP

 

Akses jalan menuju Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, diblokade warga menggunakan batu besar dan tumpukan pasir, Kamis (19/2/2026)

Padang Pariaman,Editor— Akses jalan menuju Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Katapiang, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, diblokade warga menggunakan batu besar dan tumpukan pasir, Kamis (19/2/2026). Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan warga karena janji pelebaran jalan dari pihak kontraktor belum juga direalisasikan.

Syaid Efendi, Wali Korong Simpang Nagari Katapiang, menegaskan pemalangan dilakukan setelah janji yang disampaikan PT Indopenta Bumi Permai melalui Project Manager (PM) Ramson Simanullang tak kunjung ditepati.

“Ramson berjanji membangun akses jalan baru yang lebih lebar sejajar pantai. Sampai hari ini tidak ada pekerjaan. Kontaknya pun sulit dihubungi. Sebelum janji ditepati, jalan kami blokade,” tegas Syaid kepada Beritaeditorial.com

Syaid menyebut selama pengerjaan proyek KNMP berlangsung, hubungan masyarakat dengan kontraktor sebenarnya cukup baik. Namun hilangnya komunikasi dari pihak penanggung jawab proyek membuat situasi berubah.

“Kami mendukung pembangunan. Tapi Ramson menghilang tanpa kabar, padahal sudah berjanji kepada masyarakat. Ini menyangkut harga diri saya di lapangan,” ujarnya.

Menurutnya, hanya beberapa pekerja yang terlihat di lokasi tanpa kehadiran penanggung jawab proyek. Warga memastikan blokade akan tetap dipasang hingga ada kepastian.

Persoalan ini juga telah ia sampaikan kepada Bayu Eko Wibowo, PPK KNMP dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Namun, kata Syaid, PPK meminta warga memahami kondisi kontraktor karena pekerjaan pelebaran jalan itu disebut tidak tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

“PPK mengatakan pekerjaan itu tidak ada dalam RAB. Proyek ini juga terlambat sehingga kontraktor terkena denda Rp15 juta per hari,” ujar Syaid.

Di lokasi yang sama, Ketua Koperasi Nelayan Merah Putih, Rio Eka Putra, berharap kontraktor segera menyelesaikan komitmennya.

“Kami berharap Pak Ramson menyelesaikan janjinya. Kami juga berharap PPK dapat menjembatani agar tidak muncul prasangka negatif,” katanya.

Upaya konfirmasi kepada Ramson Simanullang dan Bayu Eko Wibowo belum mendapatkan respons hingga berita ini ditayangkan. Beritaeditorial.com masih berusaha memperoleh keterangan dari kedua pihak demi pemberitaan berimbang


** Afridon

Posting Komentar

0 Komentar