Hasril Chaniago: Padang Harus Jadi Kota Teduh dan Ramah Warga

 

Wartawan senior Sumatera Barat, Hasril Chaniago .Bersama..Afridon Jurnalis Beritaeditorial.com jumat 20.Februri 2026

Padang, Editor — Wartawan senior Sumatera Barat, Hasril Chaniago, memberi dorongan kuat kepada Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir agar mampu mewujudkan Kota Padang sebagai kota yang benar-benar layak ditempati. Harapan itu ia sampaikan dalam sesi penyampaian pendapat pada acara satu tahun kepemimpinan Fadly–Maigus di Youth Center Gedung Bagindo Aziz Chan, Jumat (20/2/2026)

Dalam forum yang berlangsung hangat, Hasril menekankan bahwa duet kepemimpinan saat ini memiliki peluang besar menjadikan Padang kota yang nyaman, sehat, dan ramah bagi semua warganya.

“Saya pernah menjuarai lomba tulis berita bertema Kota Padang sebagai kota layak ditempati. Jadi gagasan ini sudah lama saya pikirkan. Saya membayangkan Padang sebagai kota yang tertata, hijau, dan nyaman,” ujarnya.

Tekankan Pentingnya Ruang Hijau

Menurut Hasril, konsep kota layak ditempati bukan hanya soal infrastruktur. Lebih dari itu, menyangkut kualitas lingkungan, ketersediaan ruang terbuka hijau, tata kota, serta kenyamanan iklim mikro bagi warga.

Ia mengaitkan hal itu dengan program unggulan Pemko Padang, Padang Rancak, yang menurutnya perlu diterjemahkan lebih konkret.

“Padang Rancak jangan hanya dipahami sebagai penataan fisik. Kota ini perlu diperhijau. Perbanyak taman kota, ruang publik yang rindang, sehingga masyarakat bisa beraktivitas dengan nyaman tanpa terpapar panas berlebihan,” tegasnya.

Keluhkan Panas Kota Padang

Hasril turut menceritakan pengalaman pribadinya setiap kali datang ke Padang dari Bukittinggi yang berhawa sejuk. Ia mengaku sering merasa gerah, kepala berat, hingga sakit karena perbedaan suhu yang ekstrem.

“Pengalaman ini menggambarkan bahwa Padang butuh lebih banyak ruang hijau untuk menekan dampak panas kota,” ujarnya.

Tantangan Kota Pesisir

Narasi Hasril bukan keluhan semata, tetapi refleksi atas kebutuhan mendesak kota pesisir seperti Padang untuk beradaptasi dengan perubahan iklim dan naiknya suhu kawasan urban. Kota tanpa perencanaan hijau berisiko menghadapi peningkatan panas, polusi udara, dan penurunan kualitas hidup.

Optimistis pada Kepemimpinan Fadly–Maigus

Sebagai jurnalis senior yang mengikuti dinamika pembangunan daerah, Hasril menilai kepemimpinan Fadly–Maigus memiliki peluang besar mencatat sejarah baru jika konsisten menjalankan program dan memperkuat sinergi lintas sektor.

“Saya optimistis. Dengan visi yang jelas dan konsistensi, saya percaya Pak Fadly Amran dan Pak Maigus Nasir mampu membawa Padang menjadi kota yang tidak hanya maju, tetapi juga nyaman dihuni generasi kini dan mendatang,” pungkasnya.

Harapan tersebut menjadi pengingat bahwa pembangunan kota bukan hanya soal beton dan aspal, tetapi tentang menciptakan kualitas hidup yang lebih baik — kota yang teduh, tertata, dan membahagiakan setiap warganya


**Afridon



Posting Komentar

0 Komentar