PADANG .Editor– Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menggelar Pra-Uji Kompetensi Wartawan (Pra-UKW) secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (24/11/2025). Kegiatan ini diikuti peserta UKW dari PWI Sumatera Barat dan PWI Aceh sebagai langkah awal memperkuat kompetensi wartawan menuju jurnalisme yang profesional dan berintegritas.
Dalam pembukaan, Direktur Uji Kompetensi Wartawan PWI Pusat, Aat Surya Safaat, menyampaikan kabar menggembirakan: PWI Pusat telah mengusulkan Program Fellowship Jurnalisme Indonesia Emas kepada Kementerian Bappenas. Program itu dirancang untuk memberikan insentif sebesar Rp1,6 juta per tahun bagi wartawan yang lulus UKW dan berkompeten.
“Wartawan itu profesi, sama halnya dengan guru atau dokter. Karena itu kompetensinya harus terus ditingkatkan,” tegas Aat sebelum memulai pemaparan materi.
UKW Sumbar Digelar 29–30 November
Untuk peserta Sumbar, PWI Sumbar bekerja sama dengan PWI Pusat, Dewan Pers, dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Diskominfotik akan menggelar UKW pada 29–30 November 2025 di Edotel Minangkabau Hotel, Padang. Agenda ini menjadi momen penting dalam penguatan profesionalisme wartawan, baik di Sumbar maupun Aceh.
Materi yang kembali ditekankan meliputi pemahaman mendalam mengenai:
UU Pers No. 40/1999
Kode Etik Jurnalistik (KEJ)
UU ITE
Pedoman Pemberitaan Ramah Anak (PPRA)
Hak jawab, hak tolak, off the record
Penulisan berita terkait anak, korban, pelaku, dan saksi kasus sensitif, termasuk asusila
Simulasi Uji: Wawancara Cegat hingga Tajuk
Pada hari pelaksanaan UKW, peserta akan mengikuti uji praktik sesuai jenjang:
Kompetensi Muda: wawancara cegat dan membuat berita
Kompetensi Madya: membuat pictorial/news picture
Kompetensi Utama: menulis tajuk/opini redaksi
Selain kemampuan jurnalistik, aspek disiplin waktu, etika berpakaian, keaktifan bertanya dan menjawab juga menjadi bagian dari penilaian penting.
Pra-UKW ini menjadi bukti komitmen PWI dalam mencetak wartawan profesional, berkompeten, dan siap menjawab tantangan dunia pers yang semakin dinamis. Wartawan diharapkan tidak hanya mampu menulis, tetapi juga memahami aturan, etika, dan tanggung jawab besar dalam menyampaikan informasi kepada publik.
**Afridon

.jpg)
0 Komentar