Kapolda Papua Barat Janji Usut Tuntas Bentrokan Sorong, Serukan Soliditas TNI-Polri

Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir


Sirong,Editor – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, mengungkapkan bahwa bentrokan yang terjadi antara anggota TNI AL dan Brimob di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, adalah hasil dari sebuah kesalahpahaman. Insiden ini yang berlangsung pada Minggu malam, telah menyebabkan luka-luka pada 10 anggota kedua kelompok tersebut.


Dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Polresta Kota Sorong, Kapolda menyatakan bahwa detail mengenai penyebab perselisihan belum diungkapkan, namun dia menegaskan bahwa akan ada investigasi penuh dan hukuman bagi oknum Brimob yang terlibat. "Akan ada penyelidikan secara utuh dan tuntas terhadap oknum personel Brimob yang terlibat dalam peristiwa ini dan pasti diproses hukum," tegasnya.


Insiden tersebut mengakibatkan 4 anggota TNI dan 6 anggota Polri mengalami luka-luka. Semua korban telah mendapatkan perawatan medis yang diperlukan. Kapolda juga menyampaikan permintaan maaf kepada Pangkoarmada III dan menekankan komitmen untuk menjaga soliditas antara TNI dan Polri, terutama dalam menghadapi agenda nasional seperti pengamanan Pilkada 2024.


Kapolda berharap untuk pemulihan cepat bagi semua personel yang terluka dan mengajak mereka untuk kembali bekerja sama dalam menjalankan tugas. Menambahkan, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh berita bohong yang beredar di media sosial mengenai bentrokan tersebut.


"Kita masing-masing akan melakukan penyelidikan terhadap permasalahan ini untuk penegakkan hukum sesuai kriteria perbuatannya," ujar Kapolda, menjanjikan bahwa pihaknya akan berupaya untuk mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan dan menjamin bahwa soliditas TNI-Polri tetap terjaga.



**Afridon

Posting Komentar

0 Komentar