Guru di Lubulinggau Keluhkan Oknum Wartawan, Mari Pahami Kode Etik Jurnalistik


Lubuklingau ,Editor -Guru di Lubuklinggau mengeluh karena oknum LMS dan media. Berikut Kode Etik Jurnalistik--


b. Akurat berarti dipercaya benar sesuai keadaan objektif ketika peristiwa terjadi.


c. Berimbang berarti semua pihak mendapat kesempatan setara.


d. Tidak beritikad buruk berarti tidak ada niat secara sengaja dan semata-mata untuk menimbulkan kerugian pihak lain.


Pasal 2


Wartawan Indonesia menempuh cara-cara yang profesional dalam melaksanakan tugas jurnalistik.


Penafsiran


Cara-cara yang profesional adalah:


a. menunjukkan identitas diri kepada narasumber;


b. menghormati hak privasi;


c. tidak menyuap;


d. menghasilkan berita yang faktual dan jelas sumbernya;


e. rekayasa pengambilan dan pemuatan atau penyiaran gambar, foto, suara dilengkapi dengan keterangan tentang sumber dan ditampilkan secara berimbang;


f. menghormati pengalaman traumatik narasumber dalam penyajian gambar, foto, suara;


g. tidak melakukan plagiat, termasuk menyatakan hasil liputan wartawan lain sebagai karya sendiri


**

Posting Komentar

0 Komentar