Basarnas Sebut Potensi Kecelakaan atau Bencanadi Perairan Sumbar Tinggi


Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik.  


 Padang, Editor – Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik megatakan  bahwa potensi kecelakaan di perairan Sumatera Barat (Sumbar) sangat tinggi

Dari catatan Basarnas, selama tahun 2021 terjadi 34 kecelakaan di perairan Sumbar

Basarnas Latih Personel Pemadam Kebakaran Hadapi Kecelakaan atau Bencana di Area KetinggianDihadang Gelombang Tinggi, 1 Kapal Penumpang Mati Mesin di Perairan Kepulauan Mentawai  Cerita KPID Sumbar Perdana Laksanakan Upacara Kemerdekaan Indonesia Pasca Berdiri hingga Ungkap Peran Penyiaran

“Potensi untuk kecelakaan di perairan cukup tinggi, karena dari perairan Pasaman Barat (Pasbar) sampai Pesisir Selatan (Pessel) itu hampir rata-rata (mata) pencaharian masyarakat di (bidang) perikanan,”  ujar Abdul Malik, Sabtu  27 Agustus 2022

Kemudian, ungkap Abdul Malik, kecelakaan di perairan Sumbar cukup marak terjadi karena transportasi laut yang datang dari Kepulauan Mentawai ke Padang dan sebaliknya.

“Sementara lalu lintas kapal cargo yang ke daerah Jawa juga melintasi perairan (Sumbar) ini,” ungkapnya.

Sebagai lembaga yang fokus kepada pertolongan dan pencarian, kata Abdul Malik, Kantor SAR Padang telah memiliki sejumlah peralatan yang mendukung ketika operasi dilaksanakan.

“Kami punya kapal 40 meter dengan nama (lambung) KN Yudhistira, kemudian RIB kami punya tiga unit dengan kapasitas 400-PK,” terangnya

Sementara untuk personel atau rescuer, saat ini Kantor SAR Padang memiliki 56 orang yang disebar di berbagai daerah, seperti Pasaman, Solok, Padang dan Limapuluh Kota.

Personel tersebut, kata Abdul Malik, juga dibekali dengan kemampuan pencarian dan pertolongan di air, salah satunya latihan beregu.

“Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) ini untuk kemampuan mereka menghadapi berbagai hal yang terjadi di perairan Sumbar ini,” tutupnya


**

Posting Komentar

0 Komentar