![]() |
| Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Hafid Z, Bersama Jurnalis Darmen.Mukthisar dan Afridon |
PADANG, Editor — Pemasangan pembatas pengaman jalan nasional menuju Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, menjadi perhatian. Pekerjaan yang disebut memiliki anggaran sekitar Rp400 juta itu bertujuan mengurangi risiko kendaraan terperosok ke jurang di titik-titik rawan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Hafid Z, didampingi Panji Satria, menjelaskan bahwa pemasangan pengaman jalan tersebut mencakup empat titik. Dua lokasi yang disebutkannya berada di Nagari Muara Barantai dan Nagari Duku. Sementara itu, dua titik lainnya belum dapat dipastikan.
Saat ditemui Beritaeditorial.com di UPT Balai Transportasi Darat, Air Pacah, Kota Padang, Selasa (20/10/2026), Hafid Z menegaskan bahwa pemasangan pengaman jalan berbahan baja tersebut telah sesuai spesifikasi teknis
Menurut Hafid, konstruksi juga menggunakan cor semen mutu K-250 yang diklaim kuat dan kokoh untuk mendukung fungsi pengaman jalan.
“Semua pemasangan pengaman berupa baja sudah sesuai spesifikasi. Cor semennya menggunakan K-250 agar kuat dan kokoh,” ujar Hafid Z.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut mengenai rincian anggaran dan pengadaan material pembatas pengaman jalan tersebut, Hafid mengaku belum mengingat secara terperinci uraian anggarannya.
Pernyataan tersebut menjadi catatan penting untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran, terutama terkait rincian biaya pengadaan baja, pekerjaan pengecoran, pemasangan, serta pembagian anggaran pada setiap titik pekerjaan.
Transparansi dan Pengawasan Diperlukan
Penggunaan anggaran sekitar Rp400 juta untuk pemasangan pengaman jalan nasional perlu didukung keterbukaan informasi mengenai nilai kontrak, penyedia pekerjaan, volume material, spesifikasi teknis, dan lokasi pekerjaan secara lengkap.
Selain itu, kesesuaian pekerjaan dengan spesifikasi perlu dipastikan melalui dokumen kontrak dan pemeriksaan teknis di lapangan. Langkah ini penting agar fasilitas pengaman benar-benar berfungsi melindungi pengguna jalan, khususnya di kawasan rawan jurang.
Hingga berita ini disusun, rincian lengkap anggaran, nama penyedia pekerjaan, serta dua lokasi lainnya masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut
.Beritaeditorial.com akan terus menelusuri informasi tersebut sebagai bagian dari pengawasan publik terhadap pembangunan infrastruktur jalan nasional di Sumatera Barat.
** Afridon


0 Komentar