![]() |
| Kontingen Hapkido Kabupaten Padang Pariaman menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 |
PADANG PARIAMAN, Editor-Kontingen Hapkido Kabupaten Padang Pariaman menorehkan prestasi membanggakan pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dari target tujuh medali, para atlet berhasil membawa pulang sembilan medali, terdiri atas empat emas dan lima per. unggu.
Capaian tersebut mengantarkan Hapkido Padang Pariaman meraih Juara Umum II, berada di bawah Kota Solok, hingga penutupan pertandingan pada Selasa (13/10/2026).
Prestasi ini menjadi bukti kerja keras atlet, pelatih, dan ofisial dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi olahraga tingkat provinsi. Perolehan sembilan medali itu sekaligus melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.
Wakil Ketua Hapkido Padang Pariaman, Heri Sugianto, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh atlet serta pihak yang telah mendukung perjuangan kontingen selama Porprov berlangsung.
“Alhamdulillah, kami bersyukur karena Hapkido Padang Pariaman mampu melampaui target yang telah ditetapkan. Dari target tujuh medali, kita berhasil meraih sembilan medali, terdiri atas empat emas dan lima perunggu. Capaian ini juga mengantarkan kita meraih Juara Umum II setelah Kota Solok,” ujar Heri.
Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua KONI Padang Pariaman, Asmadi, beserta jajaran yang dinilai telah memberikan dukungan, memantau perkembangan cabang olahraga, dan menyemangati para atlet selama bertanding.
Menurut Heri, keberhasilan tersebut bukan hasil kerja satu pihak semata. Prestasi itu lahir dari komitmen atlet, kerja keras pelatih, dukungan ofisial, serta sinergi pengurus cabang olahraga dan KONI.
Empat Atlet Sumbang Medali Emas
Empat medali emas Hapkido Padang Pariaman diraih oleh M. Yunasditya pada kelas 58 kilogram, Betriana Rosa pada kelas 55 kilogram, Katrina Maharani pada kelas 44 kilogram, serta Deni Saputra pada kelas 84 kilogram.
Sementara itu, lima medali perunggu diraih M. Fahreza Fajri di kelas 62 kilogram, Latifa Azahra di kelas 51 kilogram, Manohara Gempita di kelas 47 kilogram, M. Fadli di kelas 54 kilogram, serta Randi Trianda yang dikenal dengan nama Gibon Nakbob.
Raihan tersebut menunjukkan kontribusi para atlet di sejumlah kelas pertandingan. Keberhasilan mereka juga menjadi modal penting untuk memperkuat pembinaan Hapkido di Kabupaten Padang Pariaman.
Pelatih Siapkan Evaluasi
Pelatih Hapkido Padang Pariaman, Doni Hariko, mengatakan sembilan medali yang diraih merupakan hasil latihan, kedisiplinan, dan perjuangan para atlet selama menjalani pembinaan.
Ia mengapresiasi semangat para atlet yang telah berjuang maksimal dan menunjukkan kemampuan terbaik di arena pertandingan.
Meski demikian, Doni menegaskan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat tim cepat berpuas diri. Evaluasi tetap diperlukan untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet pada kejuaraan berikutnya.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas hasil yang diraih anak-anak. Mereka sudah berjuang maksimal dan menunjukkan semangat bertanding yang luar biasa. Namun, hasil ini bukan alasan untuk berpuas diri. Kami akan terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas latihan agar atlet Hapkido Padang Pariaman bisa tampil lebih baik pada kejuaraan berikutnya,” ungkap Doni.
Evaluasi akan mencakup teknik bertanding, kondisi fisik, mental, serta kedisiplinan atlet. Langkah tersebut diperlukan untuk memperbaiki kekurangan yang ditemukan selama pertandingan.
Doni juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet, termasuk mereka yang belum berhasil meraih medali. Menurutnya, setiap pertandingan merupakan pengalaman berharga untuk meningkatkan kemampuan dan kematangan atlet.
Pembinaan Berkelanjutan Jadi Target
Heri Sugianto menambahkan, keberhasilan Hapkido Padang Pariaman tidak semata-mata diukur dari jumlah medali. Lebih dari itu, prestasi Porprov XVI Sumbar 2026 harus menjadi pijakan untuk membangun pembinaan atlet yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Ke depan, pengurus berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan kualitas latihan, mengevaluasi hasil pertandingan, serta memaksimalkan pembinaan atlet agar mampu bersaing pada berbagai kejuaraan.
Ia juga berpesan kepada para atlet peraih medali agar terus mempertahankan prestasi dan tidak cepat berpuas diri. Sementara bagi atlet yang belum berhasil, ia meminta agar tetap semangat dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai motivasi untuk berkembang.
Heri berharap dukungan dan sinergi antara pengurus cabang olahraga, KONI, pelatih, atlet, serta pemerintah daerah terus diperkuat.
Dengan raihan empat medali emas dan lima perunggu, Hapkido Padang Pariaman berhasil melampaui target sekaligus mengamankan posisi Juara Umum II Porprov XVI Sumatera Barat 2026. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi prestasi melalui latihan disiplin, evaluasi menyeluruh, dan pembinaan atlet secara berkesinambungan.
** Afridon


0 Komentar