![]() |
| Kontingen tinju Kabupaten Padang Pariaman memasang target meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. |
BATUSANGKAR, Editor — Kontingen tinju Kabupaten Padang Pariaman memasang target meraih dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Sebanyak delapan atlet terbaik diturunkan untuk bersaing di cabang olahraga (cabor) tinju yang berlangsung di Lapangan Cindua Mato, Kabupaten Tanah Datar.
Pertandingan tinju resmi dibuka pada Jumat malam (9/10/2026). Target dua medali emas menjadi tantangan bagi para petinju Padang Pariaman untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus mengharumkan nama daerah di ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Pembukaan pertandingan dihadiri pimpinan KONI Padang Pariaman, Asmadi dan Happy Neldy, bersama sejumlah pengurus lainnya. Rombongan disambut Bupati Tanah Datar, Eka Putra, pimpinan KONI Tanah Datar, serta Ketua Pengurus Cabang Persatuan Tinju Amatir Indonesia (PERTINA) Padang Pariaman, Adek.
Seremoni pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Tanah Datar, Eka Putra.
Dalam sambutannya, Eka Putra berharap Porprov XVI Sumbar mampu melahirkan petinju berkualitas dan profesional yang dapat membawa nama Sumatera Barat ke tingkat nasional.
Ia juga menyampaikan rencana penyelenggaraan pertandingan tinju profesional di Lapangan Cindua Mato pada 2027 mendatang.
“Saya berharap dengan adanya Porprov ini bisa menghasilkan atlet-atlet tinju asal Sumatera Barat yang profesional. Selain Porprov, di Lapangan Cindua Mato ini, tahun 2027 nanti kami akan mengadakan pertandingan tinju profesional,” ujarnya.
Delapan Atlet Jadi Andalan Padang Pariaman
Ketua Pengcab PERTINA Padang Pariaman, Adek, mengatakan delapan atlet yang diturunkan akan bertanding di sejumlah kelas yang dipertandingkan dalam Porprov XVI Sumbar.
Ia berharap seluruh atlet mampu tampil maksimal dan memenuhi target dua medali emas yang telah ditetapkan kontingen.
“Ada delapan atlet Padang Pariaman yang ikut. Mudah-mudahan bisa mencapai target dua medali emas,” ujar Adek.
Persaingan di arena tinju pun mulai memanas sejak pertandingan perdana. Petinju tuan rumah Tanah Datar harus mengakui keunggulan petinju asal Padang Panjang setelah mengalami kekalahan melalui knockout (KO).
Hasil tersebut menjadi gambaran bahwa persaingan antaratlet berlangsung ketat dan setiap petinju dituntut menjaga konsentrasi serta kesiapan bertanding.
Dukungan KONI Diharapkan Dongkrak Semangat Atlet
Kehadiran pimpinan KONI Padang Pariaman dalam pembukaan cabor tinju menjadi bentuk dukungan moral kepada para atlet yang tengah berjuang membawa nama daerah.
Dukungan tersebut diharapkan mampu menambah motivasi dan kepercayaan diri para petinju saat menghadapi lawan di atas ring.
Kini, perhatian tertuju pada perjuangan delapan petinju Padang Pariaman untuk mewujudkan target dua medali emas. Hasil akhir akan ditentukan oleh kemampuan, strategi, disiplin, dan performa atlet selama pertandingan berlangsung.
Masyarakat Padang Pariaman tentu berharap para petinju mampu memberikan hasil terbaik dan menambah pundi-pundi medali kontingen pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026.
**Afridon


0 Komentar