Jurnalis Beritaeditorial.com Diikuti Pemuda Tak Dikenal di Jalan Imam Bonjol, Kewaspadaan Ditingkatkan

 

seorang pemuda mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan mengikuti dari arah belakang

PADANG  Editor — Seorang jurnalis Media Beritaeditorial.com, Afridon, mengalami kejadian yang dinilai cukup mengganggu saat berada di kawasan Jalan Imam Bonjol, tepatnya sekitar depan kawasan Atom Matahari, Kota Padang, Sabtu malam (3/10/2026). Pukul 21.10 Wib

Saat itu, Afridon melihat seorang pemuda mengendarai sepeda motor Yamaha Mio dan mengikuti dari arah belakang. Pemuda tersebut kemudian berada di sekitar lokasi tempat jurnalis biasa beristirahat dan berdiskusi, yakni Warung Lis di depan Mapolresta Padang.

Ketika ditanyakan mengenai keberadaannya, pemuda tersebut mengaku sebagai masyarakat umum dan menegaskan dirinya bukan anggota kepolisian.

Pemuda itu juga sempat melontarkan pernyataan yang membuat situasi menjadi tidak nyaman. Ia mengatakan, kurang lebih, “Apa yang ang lihatkan, beko diviralkan,” atau dalam bahasa Indonesia, apa yang dilihat nantinya akan diviralkan.

Pernyataan tersebut membuat Afridon mempertanyakan maksud pemuda itu mengikuti dari belakang. Namun, hingga kejadian tersebut berakhir, belum diketahui secara pasti tujuan maupun motif pemuda tersebut.

Afridon menegaskan, sebagai jurnalis dirinya tetap menjalankan aktivitas peliputan secara profesional dan independen. Ia juga memilih meningkatkan kewaspadaan ketika berada di kawasan Jalan Imam Bonjol dan sekitarnya.

“Motifnya belum jelas. Saya tidak ingin menuduh siapa pun. Tetapi sebagai jurnalis, saya tentu harus meningkatkan kewaspadaan ketika ada orang yang tidak dikenal mengikuti dari belakang,” ujar Afridon.

Warung Lis sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu tempat berkumpulnya jurnalis, warga, maupun sejumlah pihak lainnya di sekitar Mapolresta Padang.

Afridon berharap setiap pihak menghormati kerja jurnalistik dan tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan rasa takut atau tekanan terhadap wartawan yang sedang menjalankan tugas.

Ia juga mengingatkan rekan-rekan jurnalis agar tetap berhati-hati di lapangan, khususnya ketika melakukan peliputan di kawasan yang ramai maupun saat bergerak seorang diri.

Sampai berita ini ditulis, belum ada informasi bahwa pemuda tersebut merupakan anggota kepolisian. Berdasarkan pengakuannya sendiri, yang bersangkutan menyebut dirinya sebagai masyarakat umum. Motif dan tujuan mengikuti jurnalis tersebut juga belum dapat dipastikan.


** Afridon 


Posting Komentar

0 Komentar