APBN Rp35 Miliar Digelontorkan untuk Pengendalian Banjir Batang Tapakis

 

Proyek senilai Rp35,08 miliar ini diharapkan mampu mendukung upaya pengendalian banjir dan melindungi kawasan di sekitar aliran sungai. Minggu  18 Oktober  2026 pukul 14.10 Wib

PADANG PARIAMAN, Editor- Pemerintah melalui Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang melaksanakan pembangunan pengendalian banjir Batang Tapakis dan anak sungainya di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Proyek senilai Rp35,08 miliar ini diharapkan mampu mendukung upaya pengendalian banjir dan melindungi kawasan di sekitar aliran sungai. Minggu  18 Oktober  2026 pukul 14.10 Wib

Berdasarkan papan informasi proyek, pekerjaan tersebut berada di Batang Tapakis, Kecamatan Ulakan Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Satuan Nonvertikal Tertentu (SNVT) Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Wilayah Sungai Indragiri-Akuaman, Kampar, dan Rokan, Provinsi Sumatera Barat.

Proyek dengan sumber dana APBN Paket II ini memiliki nilai kontrak sebesar Rp35.088.984.605. Pelaksana pekerjaan adalah PT Limar Banyu Utama, sedangkan konsultan yang tercantum dalam papan proyek ialah PT Kenzo KSO Puser Mutiara.

Pekerjaan tersebut menggunakan kontrak nomor HK0201/BWS.5.0.2/VIII-2026/4, dengan masa pelaksanaan selama 127 hari kalender. Pekerjaan dimulai pada 27 Agustus 2026 dan dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2026.


Dengan nilai anggaran puluhan miliar rupiah dan waktu pelaksanaan yang terbatas, proyek ini menjadi salah satu pekerjaan infrastruktur sumber daya air yang perlu mendapat perhatian serius, baik dari sisi mutu konstruksi, ketepatan waktu maupun transparansi penggunaan anggaran negara.


Mutu Pekerjaan dan Pengawasan Perlu Diperhatikan

Besarnya anggaran proyek menuntut pelaksanaan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis, gambar perencanaan, serta ketentuan kontrak.


 Pengawasan yang efektif juga diperlukan agar setiap tahapan pekerjaan memenuhi standar mutu dan memberikan manfaat sesuai tujuan pembangunan.



Selain itu, keterbukaan informasi mengenai progres fisik pekerjaan, realisasi anggaran, dan kendala di lapangan penting diketahui masyarakat. Hal ini menjadi bagian dari upaya mendorong akuntabilitas penggunaan dana APBN.

BWS Sumatera V Padang bersama kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas diharapkan memastikan pekerjaan berjalan sesuai jadwal serta memenuhi persyaratan teknis yang ditetapkan.

Hingga berita ini disusun, informasi mengenai persentase progres fisik, rincian volume pekerjaan, serta hasil pengawasan teknis belum tercantum dalam data proyek yang tersedia. Karena itu, capaian pekerjaan dan kesesuaiannya dengan target penyelesaian perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.

Masyarakat berharap pembangunan pengendalian banjir Batang Tapakis tidak hanya selesai tepat waktu, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas, berfungsi optimal, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kabupaten Padang Pariaman.


** Afridon 

Posting Komentar

0 Komentar