Ketua DPRD Padang Pariaman: Media Harus Jadi Penjernih Informasi di Tengah Gempuran Hoaks

Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi



 Padang Pariaman Editor – Ketua DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Aprinaldi, menegaskan bahwa media massa memiliki peran strategis sebagai penjernih informasi di tengah derasnya arus digital dan maraknya penyebaran berita bohong (hoaks). Menurut Aprinaldi, perkembangan teknologi membuat informasi menyebar begitu cepat. Karena itu, insan pers dituntut tidak hanya mengedepankan kecepatan, tetapi juga menjaga akurasi, independensi, serta kepercayaan publik. "Di era digital saat ini, wartawan harus mampu menjadi jangkar penjernih informasi. Masyarakat membutuhkan pemberitaan yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan di tengah banjir informasi yang kerap membingungkan," ujar Aprinaldi. 

Ia menilai tantangan media semakin besar seiring berkembangnya platform digital. Namun, kondisi tersebut harus dijadikan momentum bagi media untuk terus meningkatkan kualitas jurnalistik sehingga tetap dipercaya dan dicintai masyarakat. Aprinaldi juga menekankan pentingnya peran media dalam mengawal kebijakan publik melalui pemberitaan yang objektif, edukatif, dan berbasis data. Menurutnya, media memiliki kontribusi besar dalam mendorong transparansi

 pemerintahan sekaligus mengawasi jalannya pembangunan daerah. "Kritik yang disampaikan media secara objektif merupakan masukan berharga bagi kami di DPRD untuk terus melakukan pembenahan. Sinergi antara legislatif dan media harus terus diperkuat demi kepentingan masyarakat," katanya. Ia berharap media terus konsisten mengangkat potensi daerah,

 mengawal pembangunan, serta menjadi mitra strategis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Di akhir pernyataannya, Aprinaldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini menjalankan fungsi kontrol sosial dengan penuh tanggung jawab. "Teruslah menginspirasi, tetap independen, dan jadilah mata serta telinga masyarakat Minangkabau, baik di ranah maupun di rantau," tutupnya. 


** Afridon 

Posting Komentar

0 Komentar