Tiga Jurnalis Investigasi Nikmati Kuliner Khas Pariaman di Tengah Liputan Proyek Pembangunan SD

 


Pariaman,Editor — Di sela-sela aktivitas peliputan investigasi terkait proyek pembangunan sekolah dasar (SD) di Kota Pariaman, tiga jurnalis dari media berbeda menyempatkan diri menikmati sajian kuliner khas Minangkabau di sebuah rumah makan di kawasan Desa Pandusunan, Kota Pariaman, Sumatera Barat, Jumat (12/6/2026).

Menu yang tersedia siang itu cukup menggugah selera, mulai dari ikan goreng, gulai kepala ikan, gulai ayam lado merah, hingga sayur pucuk ubi yang menjadi pelengkap hidangan. Nasi hangat yang disajikan dengan porsi melimpah semakin menambah kenikmatan santap siang para jurnalis.
Darmen Rajo Alam dari Media Momentum Pembaruan memilih gulai kepala ikan yang dipadukan dengan cabai rawit

. Menurutnya, perpaduan rasa gurih dan pedas membuat selera makan semakin meningkat.

Sementara itu, Muktisar dari Garda Sumbar juga menjatuhkan pilihan pada gulai kepala ikan kuah dengan tambahan cabai rawit. Ia mengaku sangat menikmati cita rasa masakan yang disajikan.

"Enak sekali. Rasa masakannya khas kampung dan membuat kita betah berlama-lama di Pariaman," ujar Muktisar sambil menikmati hidangannya.
Berbeda dengan

rekan-rekannya, Afridon dari Beritaeditorial.com lebih memilih ikan goreng dengan sambal cabai merah. Menu sederhana tersebut dinilainya memiliki cita rasa yang lezat dan cocok disantap saat istirahat di tengah padatnya aktivitas peliputan.

Selain hidangan utama, para jurnalis juga menikmati minuman air hangat yang terasa nyaman di tenggorokan. Suasana rumah makan yang sederhana namun nyaman menambah kesan tersendiri bagi mereka.

Momen santap siang tersebut menjadi pelepas penat setelah melakukan rangkaian peliputan lapangan mengenai proyek pembangunan SD di Kota Pariaman. Di tengah kesibukan menjalankan tugas jurnalistik, menikmati kuliner lokal menjadi cara sederhana untuk mengenal lebih dekat kekayaan cita rasa daerah sekaligus menjaga semangat dalam bekerja.


** Afridon


Posting Komentar

0 Komentar