![]() |
PADANG, Editor – Pekerjaan proyek jaringan perpipaan milik PDAM Kota Padang di salah satu ruas jalan di Kota Padang menuai sorotan warga. Hasil pantauan Beritaeditorial.com, Minggu (31/5/2026), menunjukkan material proyek masih berserakan di badan jalan, sementara satu unit alat berat excavator terlihat berhenti dan tidak melakukan aktivitas pekerjaan.
Di lokasi proyek juga tidak ditemukan plang informasi proyek yang memuat nama kegiatan, nilai anggaran, sumber dana, maupun waktu pelaksanaan pekerjaan. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dari masyarakat terkait transparansi pelaksanaan proyek tersebut.
Selain itu, galian yang cukup dalam di lokasi pekerjaan dinilai berpotensi
membahayakan pengguna jalan. Meski telah dipasang garis pengaman di sekitar lubang galian, warga berharap pengawasan dan pengamanan proyek lebih ditingkatkan guna menghindari risiko kecelakaan
.
Salah seorang warga, Andi (60), meminta pihak pelaksana segera mempercepat penyelesaian pekerjaan agar aktivitas masyarakat tidak terganggu.
"Kami berharap pekerjaan ini cepat selesai. Jangan sampai terlalu lama karena mengganggu akses jalan dan aktivitas toko serta tempat usaha warga di sekitar lokasi," ujar Andi.
Menurutnya, keberadaan material yang masih menumpuk di pinggir jalan dan proyek yang belum rampung berpotensi mengurangi kenyamanan masyarakat serta pelanggan usaha di kawasan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PDAM Kota Padang terkait kondisi proyek, tidak adanya plang pekerjaan di lokasi, maupun target penyelesaian pekerjaan tersebut.
PDAM Kota Padang sendiri dalam berbagai kesempatan menyatakan terus melakukan pengembangan dan perbaikan jaringan perpipaan untuk meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat.
** Afridon


0 Komentar