![]() |
| Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang resmi berganti pimpinan. Ronaldo Devinci Talesa |
Padang, Editor — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Padang resmi berganti pimpinan. Ronaldo Devinci Talesa sebagai Kepala Lapas, menggantikan Junaidi Rison dalam prosesi serah terima jabatan yang berlangsung khidmat pada Kamis (24/4/2026).
Acara yang dirangkai dengan prosesi pisah sambut itu berlangsung penuh haru. Sejumlah tamu undangan hadir, mulai dari unsur Forkopimda, jajaran Pemerintah Kota Padang, hingga perwakilan Kementerian Hukum dan HAM. Pergantian pimpinan ini menjadi momentum evaluasi sekaligus penegasan arah pembinaan warga binaan ke depan
Apresiasi Junaidi Rison
Dalam sambutannya, Junaidi Rison—yang kini mendapat amanah sebagai Kepala Lapas Gorontalo—menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pegawai Lapas Padang.
“Selama saya bertugas, kita menghadapi berbagai tantangan pembinaan warga binaan. Melalui kebersamaan, kita mampu menjaga stabilitas dan melahirkan inovasi,” ujarnya.
Ia berharap program-program pembinaan yang telah berjalan dapat diteruskan bahkan ditingkatkan oleh kepemimpinan baru.
Komitmen Kepala Lapas Baru
Ronaldo Devinci Talesa menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan serta meningkatkan kedisiplinan di lingkungan Lapas.
“Saya memohon dukungan seluruh jajaran. Kita akan memperkuat sistem pembinaan, meningkatkan disiplin, dan mewujudkan lingkungan lapas yang aman, tertib, serta produktif,” tegas Ronaldo.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi, termasuk pemanfaatan teknologi untuk mendukung program pembinaan dan pengawasan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pj Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menilai pergantian pimpinan merupakan dinamika normal dalam organisasi. Ia menekankan pentingnya kesinambungan program pembinaan.
“Program yang sudah baik jangan sekadar diteruskan, tetapi juga harus ditingkatkan. Pemerintah daerah siap mendukung program yang bermanfaat bagi warga binaan,” ujarnya.
Arahan Kanwil
Kepala Kantor Wilayah Pemasyarakatan Sumbar, Kunrat Kasmiri, menyampaikan bahwa lapas harus terus berinovasi sebagai tempat pembinaan dan harapan bagi warga binaan.
Ia optimistis, dengan kepemimpinan baru, Lapas Kelas II A Padang dapat bergerak menuju lembaga pemasyarakatan yang modern, humanis, dan produktif.
Harapan Baru untuk Lapas Padang
Pergantian kepemimpinan ini menjadi simbol babak baru bagi Lapas Kelas II A Padang. Melalui sinergi antarinstansi, penguatan pembinaan, serta inovasi berkelanjutan, lapas diharapkan semakin mampu menjadi tempat tumbuhnya perubahan dan harapan baru bagi warga binaan—komitmen yang kini berada di tangan Ronaldo Devinci Talesa.
** Afridon.


0 Komentar