![]() |
| Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat (Kejati Sumbar) resmi mengamankan lima proyek strategis Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar |
Padang,Editor — Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat (Kejati Sumbar) resmi mengamankan lima proyek strategis Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sumbar setelah penandatanganan pakta integritas di kantor Kejati Sumbar, Selasa (7/4/2026( Langkah ini dilakukan demi memastikan seluruh proyek berjalan tanpa gangguan hingga selesai.
Kasi Penerangan Hukum Kejati Sumbar, Benyamin Arsis, menegaskan bahwa pengamanan dilakukan secara maksimal melalui fungsi Intelijen.
“Kejati Sumbar akan mengawal penuh lima proyek strategis ini agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya di Padang.
Lima Proyek Strategis yang Dikawal
Fly Over Sitinjau Lauik, Padang — Infrastruktur vital untuk memperlancar arus transportasi Padang–Solok yang selama ini rawan dan padat.
Perbaikan Jalan Lembah Anai — Ruas penting Padang–Bukittinggi yang rusak parah akibat banjir bandang.
Tiga Jembatan Gantung di Pesisir Selatan — Menghubungkan akses warga di daerah terpencil dan mempercepat mobilitas masyarakat.
Pengamanan Berbasis Intelijen
Kejati Sumbar akan memantau setiap progres proyek, tahap demi tahap, termasuk:
Mitigasi ancaman, gangguan, hambatan, serta tantangan (AGHT)
Pengamanan personel, material, dan aset proyek
Penyelesaian hambatan birokrasi
Pencegahan potensi penyimpangan
“Pemantauan dilakukan rutin. Jika ada kendala, langsung dicarikan solusinya agar tidak menghambat penyelesaian proyek,” tambah Benyamin.
Fokus: Transparansi dan Akuntabilitas
Kejati menegaskan bahwa seluruh proyek harus berjalan sesuai aturan dan prinsip tata kelola yang bersih.
Langkah tegas Kejati Sumbar ini diharapkan mampu mempercepat realisasi pembangunan infrastruktur strategis di Sumatera Barat, terutama di titik-titik rawan dan jalur utama pergerakan ekonomi
**Afridon.


0 Komentar