Wabup Lebak Ngamuk Disinggung “Mantan Napi” di Acara Resmi

 

Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah naik pitam

LEBAK Editor— Suasana halalbihalal ASN di Pendopo Bupati Lebak, Senin (30/3/2026), mendadak panas. Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah naik pitam setelah Bupati Hasbi Jayabaya menyebut dirinya sebagai “masih untung mantan narapidana jadi wakil bupati” dalam sambutan resmi.


Pernyataan itu sontak memecah keharmonisan acara. Amir berdiri dari kursinya, dilerai ASN, lalu memilih meninggalkan lokasi bersama keluarga dengan wajah murka.


“Saya Disinggung, Saya Sakit Hati”


Ditemui di kediamannya, Amir mengaku sangat tersinggung.


“Saya dihina di depan ratusan ASN. Baru kali ini saya buka ke publik. Pemimpin itu harus introspeksi dulu sebelum mengoreksi orang lain,” ujar Amir.


Ia bahkan menyinggung kinerja Hasbi yang disebutnya lebih sering berada di luar daerah.


“Pernah seminggu hanya sekali masuk kerja setelah dikritik soal Alun-alun Rangkasbitung. Apa itu contoh pemimpin?” kata Amir tegas.


Hasbi Ungkit Soal Wabup Kumpulkan Kepala Dinas


Sebelum melontarkan kalimat “mantan narapidana”, Hasbi sempat menyinggung kebiasaan Amir mengundang para kepala dinas ke rumahnya.


“Tidak boleh wakil bupati memanggil kepala dinas ke rumahnya,” ujar Hasbi dalam pidatonya.


Tak lama, ia melanjutkan dengan kalimat yang kemudian menyulut emosi Amir.


Keributan Pecah, Hubungan Dua Pemimpin Retak


ASN yang hadir sempat mencoba menenangkan keduanya. Namun Amir telanjur tersinggung. Ia bergegas pulang, meninggalkan suasana acara yang berubah kacau.


Peristiwa ini mempertegas dugaan pecah kongsi antara Hasbi dan Amir yang sudah lama disebut tidak akur.


Konflik di pucuk pimpinan Kabupaten Lebak kini menjadi perhatian publik, terutama soal etika pejabat dalam acara resmi dan dampaknya terhadap stabilitas birokrasi


** Afridon


Posting Komentar

0 Komentar