![]() |
| Suci -Zahra Jumat 16 Februari 2026 |
Di Pariaman yang bening embun,dua gadis berjalan dalam cerita yang tumbuh perlahan.Suci dan Zahra dua hati muda yang menjahit kebersamaan di batas pagi.
Dari rumah-rumah yang masih bermimpi,orang melihat dua remaja cantik melintas,dengan senyum yang memantul pada kaca pagi,dan kosmetik tipis yang merawat percaya diri.
Scoopy hijau daun mengantar langkah mereka,seakan tahu betapa berharganya tiap detik perjalanan.Tawa mereka pecah pelan seperti matahari naik,menyiram hangat di jalan menuju cita-cita.
Masa remaja adalah taman yang singkat,namun di sanalah mimpi tumbuh tanpa takut patah.Suci dengan ketenangan, Zahra dengan cerianya dua jiwa yang saling menguatkan tanpa syarat.Sahabat yang baik tidak perlu sempurna,cukup ada ketika dunia terasa sesak. Cukup mendengar, tanpa menghakimi.
Cukup jujur, tanpa melukai.Cukup menjadi rumah yang pintunya tak pernah ditutup oleh waktu.Mereka mengajarkan kita Bahwa kebahagiaan kadang datang dari rutinitas kecil seperti satu motor yang berhenti di depan rumah, atau obrolan ringan sebelum lonceng sekolah berbunyi.
Di jalanan Pariaman,Suci dan Zahra bukan sekadar dua remaja mereka adalah puisi yang bergerak,mengajarkan bahwa persahabatanadalah cahaya yang membuat pagi lebih cerah.
**

.jpg)
0 Komentar