![]() |
| Praktik prostitusi terselubung di Kota Serang, Banten, |
Serang.Editor — Praktik prostitusi terselubung di Kota Serang, Banten, semakin meresahkan. Dua titik keramaian, yakni Alun-Alun Kota Serang dan Terminal Kepandean, ditengarai menjadi lokasi mangkal para pekerja seks komersial (PSK) pada malam hari.
Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial Dinas Sosial Kota Serang, Mustofa, mengungkapkan bahwa aktivitas tersebut sudah berlangsung cukup lama dan semakin terbuka.
“Saya lihat Alun-Alun Kota Serang dan Terminal Kepandean menjadi tempat mangkal PSK,” ujarnya, Jumat 30 Januari 2026
Menurut Mustofa, Kota Serang tidak memiliki kawasan lokalisasi resmi. Akibatnya, para PSK memilih ruang publik dan tempat ramai sebagai titik operasional.
Ia menyebutkan, sebagian besar PSK yang terjaring berasal dari Pandeglang, Lebak, Sukabumi, dan Bandung.
Selain dua lokasi itu, Dinsos menduga masih banyak tempat lain yang dijadikan prostitusi terselubung. Namun, pendeteksian sulit dilakukan karena banyak kafe dan tempat hiburan yang kerap mengalihkan fungsi ruangan.
“Kami curiga ada kafe-kafe dan tempat hiburan yang menyediakan layanan PSK. Tapi sampai sekarang belum bisa kami simpulkan,” jelas Mustofa.
Dinsos Kota Serang mengaku sedang memperkuat koordinasi lintas instansi untuk melakukan penertiban serta mencegah semakin meluasnya praktik prostitusi yang merusak wajah kota.
**


0 Komentar