![]() |
| Kepala Lapas Kelas IIA Padang Junaidi Rison |
Padang,Editor — Lapas Kelas IIA Padang kembali mencatat prestasi membanggakan. Di hadapan para wartawan pada agenda coffee morning di kantornya, Jalan Muara No. 42 Padang Barat, kota Padang Sumatera Barat Kepala Lapas Junaidi Rison membeberkan capaian luar biasa lembaganya yang berhasil melampaui target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) tahun 2025 hingga 25 persen.
Didampingi Kalapas Dimas Eka Putra dan Kasubsi Keamanan Mellyadi Mulya, Junaidi menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata keseriusan Lapas Padang dalam bertransformasi menuju Lapas Industri, sebuah program strategis nasional di bawah Kementerian Hukum dan HAM.
Produksi Sandal Hotel Dorong PNBP Melonjak
Menurut Junaidi, salah satu penopang utama tingginya capaian PNBP adalah industri unggulan Lapas Padang, yakni produksi slipper sandal hotel. Kerajinan warga binaan ini terbukti diminati pasar dan menjadi sumber pemasukan yang stabil.
“Alhamdulillah, target PNBP kami tahun 2025 bukan hanya tercapai, tetapi melampaui target pusat hingga sekitar 25 persen. Ini menjadi energi positif untuk menetapkan target lebih tinggi di tahun 2026,” ujarnya.
Berani Naikkan Target Tahun 2026
Berkaca pada performa tersebut, Lapas Padang memilih tidak main aman. Tahun 2026, target PNBP dinaikkan dari Rp32 juta menjadi Rp35 juta.
“Lapas kelas II A Padang termasuk yang berani menaikkan target. Kami optimistis dengan potensi industri yang terus berkembang,” tegas Junaidi.
Sejalan dengan Fokus Menteri : Ketahanan Pangan dan Lapas Industri
Junaidi menambahkan, penguatan PNBP juga merupakan bagian dari fokus Menteri, yakni mendorong pembentukan lapas-lapas industri dan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, Lapas Padang siap mengambil peran lebih besar dalam agenda strategis tersebut.
“Lapas bukan hanya tempat pembinaan, tetapi juga pusat produktivitas. Hasilnya bukan hanya untuk negara, tetapi juga menjadi bekal keterampilan bagi warga binaan setelah bebas nanti,” tutupnya.
**Afridon



0 Komentar