Silaturrahmi Wartawan Dengan PJ. Wako. Pariaman Berujung Memanas

Suasana Tegang Saat Tanya Jawab Wartawan dengan PJ. Wako. Pariaman

Pariaman,Editor --- Silaturrahmi Wartawan Dengan PJ. Wako Pariaman Roberia yang Berlangsung di Aula Balaikota Pariaman pada Jum'at malam 22 Desember 2023 berujung memanas.

Suasana yang tidak menyenangkan terjadi pada sesi tanya jawab usai Roberia menyampaikan keluh kesahnya didepan wartawan dan pejabat ASN, yang hadir di dalam ruangan aula balaikota.

Oyong Liza Piliang salah wartawan yang menyanggah pernyataan PJ. Wako. Pariaman, berdiri dengan nada emosi!

Salah seorang wartawan yang hadir dalam kesempatan itu Oyong Liza Piliang meluapkan kekesalannya pada Roberia mengatakan, bahwa ucapan yang disampaikan PJ. Wako Pariaman dalam pertemuan tersebut menyinggung wartawan.

Ucapan yang tidak wajar disampaikan Oleh Roberia itu terkait, Media yang tidak kritis terhadap kinerja pemerintahan Kota Pariaman akan diputus kontrak. 

Roberia juga mengatakan, sebagai wartawan jangan menerima relis saja dari bawahannya. Yang hanya menyenangkan hati pejabat setempat.

"Tidak wajar dia berkata seperti itu, masa seorang pemimpin bahasanya tidak ada batasan, didepan pejabat ASN yang hadir lagi. Dimana harga diri wartawan,"tegas Oyong!

Oyong juga sempat menyanggah pernyataan Roberia dengan nada tinggi dan bahkan sempat berdiri dengan emosi menunjuk PJ. Walikota dalam pertemuan itu.

Untung situasi dan kondisi dapat dikendalikan dengan cara mengambil alih pembicaraan oleh Ketua PWI Ikhlas Bakri yang juga hadir dalam kesempatan tersebut.

Terpisah ketua PWI mengatakan, sangat menyayangkan digabungkannya satu ruangan, antara wartawan dan pejabat ASN. Pemko. Pariaman dalam pertemuan itu.

"Pada undangan yang dikirim melalui group wartawan mitra Kominfo. bahwa agenda nya adalah silaturrahmi PJ. Walikota dan Wartawan. Sedangkan untuk ASN temanya Refleksi Satu Tahun Kinerja Pemko. Pariaman,"Kata Ikhlas

Lanjut dia, tema acaranya saja sudah berbeda, tentu suasana dan bahasa yang disampaikan narasi nya tidak sama dan persepsi yang menerima juga berbeda. Yang akhirnya menimbulkan kegaduhan.

"Bahasa PJ. Wako Pariaman kepada bawahan (pegawai dan pejabat Pemko) jangan Sampaikan juga kepada wartawan. Wartawan sebagai mitra tidak bisa ditekan dan diinterfensi oleh siapapun juga, termasuk Walikota sendiri,"tegas Ikhlas 

Lebih lanjut Ikhlas membahas, terkait tidak adanya pemberitaan wartawan yang mengandung kritikan terhadap pejabat Pemko. Pariaman.

"Kritikan mana yang diinginkan PJ. Wako. Pariaman, karena saya lihat sudah banyak kritikan melalui tulisan yang diberitakan oleh Kawan-kawan wartawan, termasuk soal kapal perang teluk bone dan mesjid terapung,"pungkas Ikhlas Bakri.

Terakhir Ketua PWI itu menegaskan, kalau Pemko. Pariaman ingin memutus kontrak kerjasama publikasi dengan media Rekan-rekan wartawan, silahkan saja tidak ada masalah. 

"Bahkan bila perlu uang kerjasama yang sudah dibayarkan kepada media kerjasama dalam satu tahun di 2023 ini, kita kembalikan lagi,"Tegas Ikhlas 

**

Posting Komentar

0 Komentar