Mentawai Diguncang Gempa 5,8, Warga Sikabaluan dan Simalegi Siaga


Diguncang Gempa 58 Warga Sikabaluan dan Simalegi Siaga ilustrasi



Mentawai, Editor  -Gempa bumi 5,8 yang terjadi pada Senin (29/8/2022) yang berlokasi di koordinat 1,04° LS; 98,55° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 3 Km arah Barat Laut Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 16 kilometer.

"Di sini beberapa orang sudah ada yang naik ke bukit karena guncangannya cukup kuat,” kata Karolina salah seorang warga Sikabaluan pada Senin 29 Agustus 2022

Akibat gempa ada beberapa barang-barang rumah tangga yang terjatuh. Karena letak rumah searah dengan jalur menuju tempat evakuasi Tamairang, Dusun Nangnang Desa Muara Sikabaluan, sekira 2,5 KM dari pantai sehingga belum memutuskan untuk mengungsi ke pengungsian.


"Kita masih menunggu informasi dari masyarakat yang tinggal di dekat pantai kalau terjadi surut atau tanda-tanda gempa yang disusul tsunami,” ujarnya


Hal yang sama dikatakan Artisman, fasilitator Destana (Desa Tangguh Bencana) Muara Sikabaluan Kecamatan Siberut Utara di mana masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya belum ada yang bergerak menuju tempat pengungsian.


"Tapi sepeda motor sudah mereka siagakan di depan dan di jalan bila sesuatu terjadi mereka tinggal bergerak ke pengungsian,” katanya.


Sementara, Gabriel Siribere warga Sikabaluan yang memiliki keluarga di Simalegi Desa Simalegi Kecamatan Siberut Barat mengatakan kalau gempa dirasakan sangat kuat namun tidak ada warga yang mengungsi.


"Setelah kita coba hubungi keluarga di Simalegi katanya gempa terasa kuat namun belum ada laporan dari warga kalau ada yang rusak atau terjadi tanda-tanda akan adanya tsunami", katanya.


Lebih lanjut dikatakan Gabriel, meski belum ada yang mengungsi dan menjauhi bibir pantai namun berdasarkan informasi dari keluarganya di Simalegi mereka tetap waspada. "Mereka waspada mengantisipasi gempa susulan dan tanda-tanda akan terjadinya tsunami,” tutupnya


** 





Posting Komentar

0 Komentar