![]() |
| belum sepenuhnya menjawab persoalan parkir kendaraan berat di kawasan tersebut. |
PADANG, Editor — Peresmian area parkir khusus truk di Jalan By Pass Kilometer 2, Kelurahan Pampangan Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, pada 5 Juni 2026, belum sepenuhnya menjawab persoalan parkir kendaraan berat di kawasan tersebut.
Pantauan media, Senin (12/10/2026), menunjukkan area parkir yang disebut mampu menampung sekitar 130 truk itu hanya ditempati beberapa kendaraan. Sebaliknya, sejumlah truk masih terlihat parkir di bahu jalan, bahkan melakukan aktivitas bongkar muat barang di sepanjang jalur By Pass Padang.
Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pemanfaatan fasilitas parkir yang diresmikan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade. Fasilitas tersebut diharapkan mampu menata parkir kendaraan berat, menjaga kelancaran lalu lintas, serta meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
Bahu Jalan Rusak, Keselamatan Pengendara Jadi Sorotan
Bujang, pengelola kantin di sekitar lokasi, menilai pengemudi truk seharusnya tidak menjadikan bahu jalan sebagai tempat parkir maupun lokasi bongkar muat barang.
Keluhan serupa disampaikan Ramli, pengendara sepeda motor yang kerap melintasi jalur tersebut. Ia menyoroti kondisi bahu jalan yang menurut pengamatannya mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan berat.
“Bahu jalan By Pass Padang sudah rusak dan hancur akibat truk-truk parkir serta melakukan aktivitas bongkar muat barang. Truk bahkan parkir sampai ke badan jalan sehingga mempersempit ruang lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Parkir kendaraan berat di tepi jalan, terutama jika memakan sebagian badan jalan, berpotensi mengganggu arus lalu lintas dan meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, penataan parkir tidak cukup hanya dengan menyediakan fasilitas, tetapi juga membutuhkan pengawasan dan penegakan aturan secara konsisten.
Pengelola dan Dishub Dimintai Klarifikasi
Saat peresmian pada Juni 2026, Andre Rosiade berharap area parkir tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penataan kendaraan berat dan kelancaran aktivitas masyarakat.
Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, masih ditemukannya truk parkir di bahu jalan menunjukkan perlunya evaluasi terhadap operasional fasilitas tersebut.
Wartawan telah berupaya menghubungi Hendri, manajer pengelola area parkir, melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp. Namun, hingga berita ini disusun, belum ada tanggapan yang diberikan.
Konfirmasi juga dilakukan kepada Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Yudi Indra Syani, S.SiT., M.T. Saat wartawan mendatangi kantor Dishub Kota Padang, staf menyampaikan bahwa kepala dinas sedang tidak berada di tempat.
Ketika dihubungi melalui WhatsApp, Yudi menyampaikan sedang mengikuti rapat bersama Wali Kota Padang di Balai Kota Padang. Saat ditanya mengenai waktu yang memungkinkan untuk dihubungi kembali, ia belum dapat memastikan kapan rapat tersebut selesai.
Dengan demikian, penjelasan pengelola maupun Dishub Kota Padang mengenai penyebab belum optimalnya pemanfaatan area parkir, pengawasan kendaraan berat, serta langkah penertiban masih diperlukan.
Peresmian Harus Diikuti Pengawasan Nyata
Belum optimalnya keterisian area parkir perlu ditelusuri lebih lanjut. Apakah terdapat kendala operasional, persoalan akses, atau faktor lain yang membuat pengemudi masih memilih parkir di bahu jalan? Pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban dari pengelola dan instansi berwenang.
Dishub Kota Padang juga diharapkan menjelaskan langkah konkret untuk menertibkan parkir truk dan aktivitas bongkar muat di sepanjang By Pass, sekaligus memastikan fasilitas yang tersedia benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya.
Evaluasi diperlukan agar kerusakan infrastruktur tidak semakin meluas dan keselamatan pengendara tetap terjaga.
Pada akhirnya, keberhasilan fasilitas parkir khusus truk tidak cukup diukur dari peresmian maupun kapasitas yang tersedia. Ukuran utamanya adalah sejauh mana fasilitas tersebut digunakan secara optimal, parkir liar dapat dikendalikan, dan lalu lintas di By Pass Padang menjadi lebih tertib serta aman bagi masyarakat.
**Afridon


0 Komentar