Status Mobil Tangki Di pertanyakan

 

Status mobil tangki BBM yang terlibat kecelakaan maut di Pekonina, Kabupaten Solok Selatan, pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026

PADANG, Editor — Status mobil tangki BBM yang terlibat kecelakaan maut di Pekonina, Kabupaten Solok Selatan, pada Sabtu malam, 15 Agustus 2026, masih belum mendapat kejelasan resmi.

Kecelakaan tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi dan dua korban lainnya mengalami luka berat.

Penelusuran wartawan pada Jumat (4/9/2026) dilakukan ke Unit PT Elnusa di kawasan Depot Pertamina Teluk Kabung untuk memastikan status kendaraan dan perusahaan transportir yang mengoperasikannya.

Pengawas Administrasi PT Elnusa, Susi Angraeni, menyebut konfirmasi terkait data transportir harus melalui pimpinan, Irawan. Sementara Candra dari bagian keselamatan mengatakan armada yang berada dalam kewenangan mereka merupakan mobil tangki warna merah-putih.

Ia menyebut sejumlah perusahaan transportir, di antaranya PT KJA, PT PAP, PT Husba, PT Alfa dan PT Tegas. Namun, belum ada penjelasan yang memastikan apakah mobil tangki yang terlibat kecelakaan di Pekonina merupakan bagian dari perusahaan tersebut.

Upaya konfirmasi juga dilakukan ke Pertamina Teluk Kabung. Namun, wartawan belum mendapatkan keterangan substantif mengenai status kendaraan. Pihak keamanan meminta pertanyaan disampaikan secara tertulis.

Dengan demikian, pemilik kendaraan, perusahaan transportir, asal muatan BBM, tujuan pengiriman, serta status legalitas armada masih menunggu penjelasan resmi.

Redaksi tidak menarik kesimpulan sepihak dan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah. Klarifikasi dari Pertamina Patra Niaga, PT Elnusa, perusahaan transportir terkait dan kepolisian diperlukan agar status kendaraan tersebut dapat diketahui secara terang kepada publik.


**Afridon 

Posting Komentar

0 Komentar