Padang Pariaman.Editor – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menunjukkan respons cepat dengan menyalurkan bantuan kepada keluarga korban kebakaran yang menewaskan dua orang di Korong Kelok Licin, Nagari Sungai Buluah Utara, Kecamatan Batang Anai.
Bantuan diserahkan melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) bersama Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), dan Baznas Kabupaten Padang Pariaman sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang tertimpa musibah.
Turut hadir dalam penyerahan bantuan, Kepala Dinas Kominfo Zahirman, Kepala DPMD Nurhayati, Ketua DWP Ny. Renny Hendra Aswara, jajaran Baznas Padang Pariaman, serta sejumlah pejabat terkait.
Mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinsos P3A Siska Primadona menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi cobaan tersebut.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kami turut berduka cita. Semoga almarhum dan almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan," ujarnya.
Bantuan yang disalurkan berupa uang tunai dari Bupati Padang Pariaman, paket sembako, selimut, perlengkapan kebutuhan dasar, serta bantuan lainnya dari TP PKK dan Baznas untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Kebakaran tragis itu terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Api dengan cepat menghanguskan satu unit rumah beserta seluruh isinya. Selain rumah, satu unit mobil dan dua sepeda motor juga ludes terbakar. Total kerugian diperkirakan mencapai sekitar Rp500 juta.
Peristiwa tersebut merenggut dua korban jiwa, yakni Nurlela (70), pemilik rumah, dan Doni (50) yang berada di dalam rumah saat kebakaran terjadi.
Berdasarkan laporan Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padang Pariaman, petugas menerima informasi dari pihak kepolisian pada pukul 02.02 WIB. Dua armada Damkar Padang Pariaman dibantu Damkar Kota Pariaman langsung menuju lokasi dan berhasil memadamkan api setelah proses pemadaman dan pendinginan hingga pukul 03.35 WIB.
Hingga kini penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menegaskan akan terus mendampingi keluarga korban serta mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran dengan memastikan keamanan instalasi listrik dan peralatan yang berisiko memicu kebakaran di lingkungan tempat tinggal.
** Afridon


0 Komentar